Melki Kolibaran Sebut Keunggulan Benih Lokal Terhadap Lingkungan
Direktur Yayasan Penelitian dan Pengembangan Sosial (YPPS), Melki Kolibaran sebut keunggulan dari benih lokal terhadap lingkungan.
Penulis: Felix Janggu | Editor: OMDSMY Novemy Leo
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Felix Janggu
POS-KUPANG.COM, LARANTUKA - Direktur Yayasan Penelitian dan Pengembangan Sosial (YPPS) Larantuka, Melki Kolibaran sebut keunggulan dari benih lokal terhadap lingkungan.
Melki Kolibaran menyebut Sorgum salah satu benih lokal unggulan Flotim yang tahan terharap cuaca panas.
Tanaman ini dinilai Melki sangat tahan beradaptasi dengan cuaca panas dan produktivitasnya sangat bagus.
Baca: Petani Oneharau Sumba Timur Galau Gara-Gara Hama Ini
Baca: Benarkah Gunung Agung di Bali Itu Mistis? Ini Kisah Nyatanya
Baca: Dari Kera Putih dan Makanan Genap, 7 Misteri dan Mitos Gunung Agung di Bali
"Selain Sorgum ada jenis padi lokal, jagung, dan kacang-kacangan yang tahan beradaptasi dengan lahan kering Flotim," kata Melki di sela Seminar tentang Adaptasi Terbadap Kekeringan untuk Penyelamatan Tanaman Rakyat di Aula Gelekat Nara Jumat (29/6/2018).
Iya menjelaskan sebagian benih lokal itu terancam punah. Padahal ketahanan mereka beradaptasi dengan iklim kering sangat bagus.
"Misalnya Jewawut, padi dan jagung lokal. Tahan kekeringan," kata Melki.
Baca: Model Marisa Papen Bikin Foto Telanjang di Tembok Ratapan Yerusalem, Begini Reaksi Dunia
Baca: Empat Orang Tewas Mengenaskan Ditembaki Pria Telanjang di Nashville Amerika Serikat
Baca: 3 Zodiak Ini Ga Suka Berpelukan Pasca Berhubungan Intim, Siapa Saja Mereka?
Tapi sayangnya kata Melki, benih lokal itu terancam punah, padahal mereka lebih bertahan beradaptasi dengan cuaca panas
Ia menjelaskan kita hanya bisa beradaptasi dengan alam kekeringan. Tidak bisa mengurangi apalagi mencegahnya.
Karena itu harapnya seminar itu membangunkan kesadaran stakeholders terkait melestarikan benih lokal. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/mikhael-bulet-ruron-3_20180629_133207.jpg)