Piala Dunia 2018
Inilah Empat Tim Finalis Berbahasa Arab yang Patut Diperhitungkan di Piala Dunia 2018
Dengan demikian, Maroko dan Tunisia bergabung dengan Arab Saudi dan Mesir yang telah memastikan lolos terlebih dahulu
"Kami memilih Zurich karena alasan khusus. Untuk pergi ke luar Mesir, membiasakan pemain bermain beberapa pertandingan dalam satu pekan dan bepergian, ini adalah latihan yang sama yang akan diterapkan di Piala Dunia," kata Ehab Leheta sebagaimana dikutip laman thenational.ae.
Mesir sendiri bakal dilatih oleh Hector Cuper, yang pernah melatih sejumlah tim besar seperti Valencia dan Internazionale.
Menunggu 20 tahun
Sementara itu, timnas Maroko berhasil lolos kembali ke ajang Piala Dunia untuk pertama kalinya selama 20 tahun.
Meski telah dua dekade tidak menginjak Piala Dunia, "Lions of the Atlas" bertabur pula sejumlah bintang, seperti gelandang menyerang Ajax, Hakim Ziyech, sayap Fenerbache, Nabil Dirar, serta pemain tengah Galatasaray, Younes Belhanda.
Maroko juga akan dilatih oleh pelatih asal Prancis, Herve Renard, yang memiliki kesuksesan dengan sejumlah tim dari Afrika lainnya, seperti membawa Zambia memenangkan Piala Afrika 2012, dan Pantai Gading tiga tahun kemudian.
Sedangkan Tunisia juga kembali ke ajang Piala Dunia sejak 12 tahun lalu, dan banyak diisi oleh generasi baru seperti gelandang serang Rennes, Wahbi Khazri, yang telah mencetak 12 gol untuk negaranya.
Tunisia, yang bertajuk sebagai tim Elang Kartago itu, mencetak rekor tidak terkalahkan selama kualifikasi Piala Dunia. Pelatih utama mereka adalah Nabil Maaloul, warga asli Tunisia.
Di dalam Piala Dunia, Arab Saudi dan Mesir akan berada di Grup A bersama-sama dengan Uruguay, dan tim tuan rumah Rusia.
Sementara Maroko akan bergabung di Grup B bersama-sama dengan tim raksasa Spanyol dan Portugal, serta timnas Iran.
Sedangkan Tunisia bakal bertarung di Grup G untuk beradu dengan Inggris, Belgia, serta Panama.
Menurut laman berita telegraph.co.uk, dari keempat negara yang berasal dari kawasan berbahasa Arab tersebut, kemungkinan hanya Mesir yang akan dapat lolos ke tahap babak berikutnya.
Namun, sebagaimana banyak disebut bahwa bola itu bundar, dan hasil akhir baru bisa dilihat sejak wasit meniup peluit panjang, tidak tertutup kemungkinan akan lahirnya kejutan. *
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/piala_20180312_204337.jpg)