Menyandang Gelar Doktor, Tetapi Lelaki Ini Bekerja sebagai Pemulung. Kok Bisa Ya?

Di usia senja memasuki 81 tahun, dia masih bersemangat mencari rezeki memunguti barang-barang bekas bernilai jual.

Menyandang Gelar Doktor, Tetapi Lelaki Ini Bekerja sebagai Pemulung. Kok Bisa Ya?
KOMPAS.com/PUTHUT DWI PUTRANTO
Soesilo Toer saat ditemui Kompas.com di rumahnya di Jalan Sumbawa Nomor 40, Kelurahan Jetis, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, Kamis (31/5/2018) sore. 

Sus menempuh pendidikan dasar di Blora dan pendidikan menengah di Jakarta.‎

Di Jakarta, awalnya Sus mendompleng kakak sulungnya, Pramoedya Ananta Toer, sebab saat itu, bapaknya, Mastoer, guru di Blora itu, sudah tiada.‎

Sebelum hijrah ke Rusia, Sus sempat menjadi mahasiswa Fakultas Ekonomi di Universitas Indonesia‎ (UI).

Sus juga mahasiswa BI jurusan ekonomi yang beralih menjadi IKIP di Jakarta Selatan.‎

Dia lolos tanpa tes di bangku kuliah itu karena tertolong dengan predikat nilainya yang memuaskan hasil menempa pendidikan menengah atas di Jakarta.

Nilai semua mata pelajaran di atas rata-rata.

Nilai ekonominya 10.

Namun perjalanan di kedua kampus itu terhenti di tengah jalan karena biaya kuliah terlalu ‎tinggi baginya.
Sus pun akhirnya menyelesaikan pendidikan diplomanya di‎ ‎Akademi Keuangan Bogor yang berada di bawah Badan Pengawas Keuangan (BPK). ‎

Saat menjadi mahasiswa, untuk menunjang hidup Sus bekerja di sebuah perusahaan penerbitan.‎ Gaji Sus tidak besar, status pekerjaannya pun tidak tetap.‎

Sejatinya, pekerjaan itu hanya sampingan.

Halaman
1234
Editor: Bebet I Hidayat
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved