Fransiskus dan Adrianus Senang Desa Persiapan Diresmikan
Tamu dan rombongan diarak menuju tempat acara diringin tarian Sarafai atau tarian penjemputan tamu kehormatan.
Penulis: Gordi Donofan | Editor: Rosalina Woso
Kosmas D. Lana meminta warga untuk menghindari segala konflik. Sehingga hidup bermasyarakat tidak terpecah belah.
"Aneh kalau didesa ada perkelahian, percecokan, pertengkaran. Itu bukan hal yang baik. Orang
Itu jangan hidup didesa. Orang yang suka fitnah itu tidak sejahtera. Kalau ada yang iri hati dengki. Itu batinya tidak sejahtera. Karena Desa itu sebuah persekutuan," ungkap Kosmas D. Lana.
Kosmas D. Lana, mengaku esensi dari sebuah desa adalah persekutuan atau perserikatan.
"Mari kita pahami dibalik ini semua. Kalau kita kembali sejarah. Yang disebut Desa itu adalah Pesekutuan Masyarakat yang diikat secara sosial, ekonomi, adat, maupun secara politik. Secara sosial sama. Secara budaya dan adat istiadat bahkan diikat dalam satu kesatuan misalkan mata pencaharian. Didesa juga ada persekutuan adat istiadat," ungkap Kosmas D. Lana.(*)