Dugaan Penculikan Anak di Kupang
Tetangga Kaget, Ranti Kore Mengaku Lalu Menangis Minta Tidak Diproses Hukum
Peranti memohon agar polisi tidak memproses hukum dirinya atas perbuatan pidana yang dilakukannya.
Penulis: Dion Kota | Editor: Agustinus Sape
"Pelaku akhirnya mengaku setalah ditunjukkan foto Richad. Pelaku menangis sambil memohon agar dirinya tidak diproses hukum," ujar Daniel saat ditemui Pos-Kupang.com, Rabu ( 30/5/2018) di kediamannya.

Usai mendengarkan pengakuan pelaku, polisi langsung membawa pelaku ke dalam mobil Avanza hitam dan meninggalkan rumah pelaku.
Baca: 5 Kasus Pencurian Mayat Paling Menyeramkan, Kamu Tak Bisa Membayangkannya
Ketika ditanyakan terkait sosok pelaku, Daniel mengatakan, pelaku dikenal sebagai pribadi yang baik dan suka bergaul dengan tetangga. Dirinya mengaku kaget saat mengetahui Peranti sebagai pelaku penculikan Richad Mantolas.
"Ibu Ranti ini orangnya baik pak. Kalau ada acara di tetangga, dia sering bantu masak. Ada acara di tetangga selalu dia hadir. Kami di sini kaget saat mengetahui dia adalah otak dari pencurian anak Kasie Pidana Khusus Kejari TTU, Kundrat Mantolas, " sebutnya.
Sebelumnya diberitakan, tak disangka-sangka ternyata pelaku penculikan terhadap anak jaksa, Richard Mantholis (4), adalah seorang ibu-ibu.
Bahkan, disebut-sebut, ibu berinial RK (40) ini sebagai dalang dari penculikan putera pertama Kasi Pidsus Kejari Timor Tengah Utara (TTU) Kunrad Mantholis, pada Senin pagi (28/5/2018).
RK dibekuk Tim Gabungan Polres Kupang Kota dan Polda NTT dalam waktu 30 jam sejak kejadian.
Polisi pun berhasil menangkap dua tersangka berikut mobil Avanza putih yang diduga dipakai untuk menculik bocah berusia 4 tahun tersebut.
Richad diduga diculik oleh tiga orang yang tidak dikenal menggunakan mobil Toyota Avanza warna putih pada Senin sekitar pukul 06.30 Wita, saat bermain di sekitar rumahnya setelah bersama pengasuh mengantar ibunya dan mampir di warung yang berada di samping rumahnya.
Polisi juga berhasil menyelamatkan korban dan mempertemukannya dengan keluarga pada Selasa (29/5/2018) malam.
Kapolres Kupang Kota, AKBP Anton C. Nugroho mengungkapkan, empat tim yang melakukan pengembangan kasus dan memburu pelaku berhasil menangkap dua pelaku terduga penculik Richad.
Korban penculikan, Richad Mantholas, lanjut AKBP Anton, saat ini dalam keadaan sehat dan berada di wilayah Kefamenanu. Sedangkan pelaku yang ditangkap di Kupang, dan di Kefamenanu saat ini telah ditahan di Mapolres Kupang Kota.
Terduga pelaku penculikan CN (40), seorang pria yang berprofesi sebagai wiraswasta ditangkap oleh tim gabungan di wilayah Bimoku, Kupang.
Sedangkan terduga lainnya RK, perempuan berusia 40 tahun ditangkap di wilayah Kefamenanu, Kabupaten TTU.
RK diketahui merupakan warga Kampung Baru, Kelurahan Aplasi, Kecamatan Kota Kefamenanu, TTU.