Ini Tanggapan Kepsek SMPK St. Yosep Naikota Terkait Safety Riding Goes To School

Rm. Amance Ninu selaku Kepala SMPK St. Yosep Naikoten, Kupang mendukung kerja sama MPM Distributor Honda Kupang dan Harian Pagi Pos Kupang

Ini Tanggapan Kepsek SMPK St. Yosep Naikota Terkait Safety Riding Goes To School
POS-KUPANG.COM/Laus Markus Goti
Rm. Amance Ninu selaku Kepala SMPK St. Yosep Naikoten, Kupang saat memberi sambutan, Rabu (23/5/2018). 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Laus Markus Goti

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Rm. Amance Ninu selaku Kepala SMPK St. Yosep Naikoten, Kupang mendukung kerja sama MPM Distributor Honda Kupang dan Harian Pagi Pos Kupang mengadakan kegiatan Safety Riding Goes To School.

Hal itu diungkapkannya saat menyambut kedatangan Aditya selaku Instruktur MPM Distributor Honda dan Maria Napitupulu selaku Pimpinan Perusahaan PT Timor Media Grafika beserta rombongan di halaman depan sekolahnya, untuk mengadakan kegiatan safety riding goes to school di SMPK St. Yosep pada Rabu, (23/5/2018).

Baca: Paul Liyanto Ajak Kapolres Kupang Kota Beri Kuliah Umum Kepada Mahasiswa CHMK Kupang

Kepada POS-KUPANG.COM, Romo Amance mengatakan, ia mendukung kegiatan ini karena kegiatan ini kreatif dan mendidik.

"Walaupun anak-anak ini belum bisa mengendarai motor namun pengetahuan perihal safety riding, berkendaraan yang baik agar tidak mencelakakan diri sendiri dan sesama harus diajarkan sedini mungkin," ungkapnya.

Menurutnya, kegiatan kreatif dan mendidik semacam ini selalu ia kembangkan di sekolahnya.

Selain untuk mengembangkan diri dan bakat-bakat mereka, juga bisa membatasi mereka melakukan hal-hal yang tidak diinginkan.

"Saya selalu adakan kegiatan yang sifatnya kreatif dan mendidik (pentas seni, drum band, olahraga, lomba menulis dan lain-lain). Saya upayakan mereka terlibat dalam kegiatan ini sehingga mereka tidak terkontaminasi dengan hal-hal yang buruk," ungkapnya.

Menurutnya, hal positif yang dari kegiatan ini ialah anak-anak tidak saja dibekali dengan pengetahun tentang mengendarai sepeda motor secara baik dan benar

Tetapi juga dalam diri mereka tumbuh sikap peduli kepada sesama. Bahwa ketika mereka pada saatnya diizinkan mengendarai motor, mereka sadar bahwa ada orang di sekelilingnya.

Mereka diingatkan bahwa kelalaian mereka dalam mengendarai sepeda motor, tidak hanya merugikan diri sendiri tetapi juga sesamanya. (*)

Penulis: Laus Markus Goti
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved