Kasus Buang Bayi
Oh, Ternyata Bayi Masih Hidup Saat Dikeluarkan dari Kresek
Curiga dengan keterangan tersebut, perawat kemudian melaporkannya ke security kemdian melanjutkan laporan ke pihak kepolisian
Penulis: Ryan Nong | Editor: Ferry Ndoen
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ryan Nong
POS-KUPANG.COM | KUPANG - Kasus pembuangan bayi kembali menggegerkan Kota Kupang, Minggu (13/5/2018). Sekitar pukul 11.20 Wita ditemukan sosok bayi yang terbungkus handuk di tong sampah kamar mandi di Resto Rotterdam Jalan Timor Raya - Kelapa Lima Kota Kupang.
Berdasarkan informasi yang diterima Pos Kupang pada Senin (14/5/2018), penemuan bayi itu berawal dari kecurigaan perawat Rumah Sakit Daerah (RSUD) SK Lerik yang menerima pasien pendarahan. Pasien tersebut berinisial YAP (24) yang merupakan karyawan di Resto Roterdam.
Baca: Umat Katolik Witihama Adonara Ini Sambut Bulan Ramadhan dengan Tari Hedung
Baca: Pjs Bupati Nagekeo Minta Warga Desa Selalejo Selatan Jaga Persatuan
Setelah ditanyai dan dikonfirmasi, wanita tersebut mengaku baru melahirkan bayi dan telah menguburkannya karena meninggal.
Curiga dengan keterangan tersebut, perawat kemudian melaporkannya ke security kemudian melanjutkan laporan ke pihak kepolisian.
Pihak Polsek Kelapa Lima kemudian bersama dengan perawat menuju Resto Roterdam untuk melakukan pencarian. Mereka kemudian menyisir lokasi dan menemukan kresek warna hitam dalam tong sampah di kamar mandi resto tersebut.
Dalam kresek tersebut ditemukan bayi yang terbungkus handuk. Informasi itu kemudian dilaporkan ke Kapolres Kupang Kota.
Kapolres Kupang Kota yang tiba di tempat kejadian menginstruksikan untuk membuka kresek yang berada dalam tempat samapah. Ketika kresek tersebut dibuka, ternyata terdapat handuk dan bayi yang berada di dalamnya bergerak.
Bayi tersebut kemudian dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) SK Lerik untuk dirawat. Namun malang tak dapat ditolak, bayi mungil tersebut menghembuskan nafas terakhir. bayi malang itu diautopsi di di RSB.
Kapolres Kupang Kota, AKBP Anthon CN melalui Kasat Reskrim Polres Kupang Kota yang dihubungi Pos-Kupang.com pada Senin (14/5/2018) siang membenarkan kejadian tersebut.
Namun ia menyatakan bahwa sampai saat ini proses penanganan sedang berlangsung dan pemeriksaan belum selesai dilaksanakan karena kondisi ibu dari bayi tersebut belum kondusif.
Bayi tersebut diketahui berjenis kelamin laki-laki. Saat ini YAP tengah dirawat intensif di Rumah Sakit Bhayangkara Kupang. (*)
Baca: Begini Kesaksian Tetangga Rumah Pelaku Pengebom Tiga gereja di Surabaya. Bikin Bergidik