Bulan April 2018 NTT Alami Deflasi 0,04 Persen

Nusa Tenggara Timur (NTT pada bulan April 2018 mengalami deflasi 0,04 persen dengan indeks harga konsumen sebesar 131,07.

Penulis: Hermina Pello | Editor: OMDSMY Novemy Leo
POS KUPANG/HERMINA PELLO
Kepala BPS memberikan keterangan pada saat jumpa pers di kantor BPS Provinsi NTT, Rabu (2/4/2018) 

Laporan Reporter POS-KUPANG. COM, Hermina Pello

POS-KUPANG. COM | KUPANG - Nusa Tenggara Timur (NTT pada bulan April 2018 mengalami deflasi 0,04 persen dengan indeks harga konsumen sebesar 131,07.

Sedangkan Kota Kupang mengalami Inflasi 0,02 persen dan kota Maumere deflasi 0,38 persen.

Deflasi April 2018 di NTT terjadi karena penurunan indeks harga pada kelompok bahan makanan dan kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga yang deflasi sebesar 0,68 dan 0,01 persen.

Baca: BREAKING NEWS: Direskrimum Polda NTT Tangkap oknum DPRD Kota Kupang dan Anggota TNI AD Berjudi

Baca: Kepoin Barang Bukti yang Diamankan Polisi dari Perjudian Oknum DPRD dan TNI AD

Baca: Sumbang Sebuah Buku, Perempuan Ini Punya Harapan yang Sangat besar

Baca: Sedih, Ayahnya Kabur Bocah Ini Akhirnya Jadi Tulang Punggung Keluarga

Sedangkan kelompok lain mengalami kenaikan indeks harga dimana kelompok transpor, komunikasi dan jasa keuangan mengalami kenaikan tertinggi sebesar 0,71 persen.

Kepala BPS Provinsi NTT, Maritje Pattiwaellapia pada saat jumpa pers di aula BPS Provinsi NTT, Rabu (2/5/2018).

Sedangkan untuk NTT inflasi tahun ke tahun (yoy) 1,97 persen, Kota Kupang 1.91 persen dan kota Maumere 2,41 persen.

Baca: 5 Bulan ADD di Matim Belum Cair, Ini Alasan Sekertaris Dinas PMD Matim

Baca: Pelajar SD Persitim 1 dan MTS Unggul Diajak ke Kali Lalu Diajak Bikin Hal Ini

Baca: Kasihannya, 95 Pelajar SD Ini Menuntut Ilmu di Gedung Sekolah Semacam Ini

Baca: Ladies, Jangan Lakukan 3 Kesalahan Ini Terhadap Bra, Ntar Nyesal Loh

Menurutnya 10 komoditas pendorong deflasi yakni angkutan udara, 0,11 persen, cabai merah 0.04 persen, daun seledri 0.03 persen, bawang merah 0.03 persen.

Cabai rawit 0.03 persen, pucuk labu 0.02 persen, gelas minum 0.02 persen, jagung manis 0.01 persen, air kemasan 0.01 persen dan kangkung 0.01 persen. (*)

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved