Polisi Tembak Warga Sumba Barat
Solidaritas Masyarakat Bilang Copot Kapolres Sumba Barat
Solidaritas Masyarakat untuk Marosi bilang copot Kapolres Sumba Barat.
Penulis: Oby Lewanmeru | Editor: OMDSMY Novemy Leo
Laporan Reporter POS KUPANG.COM.Oby Lewanmeru
POS -KUPANG.COM/KUPANG -- Solidaritas Masyarakat untuk Marosi bilang copot Kapolres Sumba Barat.
Permintaan ini tertulis dalam salah satu karton yang dibawa mereka dalam aksi damai di Kupang, Senin (30/4/2018).

Solidaritas masyarakat untuk Marosi mulai melakukan long march menuju Kantor DPRD NTT.
Baca: VIDEO: Mayoret Drumband SMAN 1 Kupang Terjatuh dari Ketinggian
Baca: VIDEO: Lihat Kedatangan Massa Solidaritas untuk Marosi ke Kantor Gubernur NTT
Baca: Solidaritas untuk Marosi Gelar Aksi Demo, Mereka Sudah Berkumpul di Kantor Gubernur NTT
Kehadiran mereka untuk melakukan aksi kemanusiaan yang terjadi di Sumba Barat.
Pantauan POS-KUPANG.COM, Senin (30/4/2018) , sekitar pukul 11:00 Wita, solidaritas masyarakat peduli kasus penembakan di Marosi ini berkumpul di Jalan El Tari depan Kantor Gubernur NTT dan siap melakukan long march.

Namun sebelum melakukan long march, mereka lebih dahulu berorasi.
Nampak mereka membawa sejumlah spanduk dan karton.
Baca: Pasanganmu Mantan Peselingkuh, Cek Ini untuk Pastikan Dia Tak Mengulanginya
Baca: Sadis! Pria Ini Mencambuk Istrinya Karena Dituding Berselingkuh
Baca: Hal Kecil Ini Bisa Bikin Pasangan Saling Berselingkuh Loh, Bagaimana Mengatasinya?
Beberapa karton bertuliskan usut secara tuntas, negara gagal melakukan perlindungan, copot kapolres Sumba Barat, stop intimidasi dan lainnya.

Beberapa elemen yang terlibat dalam aksi ini antara lain organisasi masyarakat Sumba, Front Mahasiswa Nasional, Walhi , LMND dan lainnya. (*)