Sadis! Pria Ini Mencambuk Istrinya Karena Dituding Berselingkuh
Sadis! Pria Ini Mencambuk Istrinya Karena Dituding Berselingkuh. Caranya sungguh mneyedihkan.
POS-KUPANG.COM - Sadis! Pria Ini Mencambuk Istrinya Karena Dituding Berselingkuh. Caranya sungguh mneyedihkan.
Hal ini dialami oleh seorang perempuan di India ini. Dia diikat ke sebatang pohon lalu dipukuli sang suami dengan menggunakan ikat pinggang kulit di hadapan puluhan orang yang hanya diam terpaku.
Perempuan itu dicambuk menggunakan sabuk kulit itu setidaknya sebanyak 100 kali setelah disidang pengadilan desa karena dituduh berzina.
Baca: 7 Tips Berkebun Bagi Pemula, Pasti Berhasil Guys
Baca: Sudah Meninggal, Perempuan Ini Bisa Bersaksi di Pengadilan Atas Kasus Pembunuhan Dirinya
Baca: 5 Tips Praktis Hemat Listrik di Rumah, Kantongmu Ga Bakalan Tekor
Baca: Pria Ini Membunuh Istri, Anak, Cucu, Teman dengan Cara Keji, Lalu Menderetkan Mereka di Rumah
Insiden itu terjadi di Bulandshahr, negara bagian Uttar Pradesh, tak jauh dari New Delhi.
Tak diketahui kapan peristiwa itu terjadi tetapi video nya tersebar pada Jumat (23/3/2018).
Dalam video itu terlihat seorang perempuan yang mengenakan sari dengan tangan terikat ke sebuah batang pohon di atas kepalanya.
Di hadapan puluhan orang, seorang pria yang mengenakan kaus hijau dan jaket memukuli perempuan itu dengan menggunakan ikat pinggang kulit.
Terdengar suara perempuan itu menjerit setiap kali lecutan ikat pinggang kulit tersebut mengenai tubuhnyanya.
Baca: Hal Kecil Ini Bisa Bikin Pasangan Saling Berselingkuh Loh, Bagaimana Mengatasinya?
Baca: Saat Membantu Persalinan, Bidan Cantik Ini Mengaku Telah Berselingkuh dengan Suami Perempuan Itu
Bahkan, dikabarkan setelah dicambuk dengan menggunakan ikat pinggang, perempuan itu kemudian dilecehkan secara seksual oleh puluhan orang yang menyaksikan penyiksaan tersebut.
Setelah video itu viral, polisi kemudian menggelar penyelidikan dan mengatakan telah menangkap tiga orang yang mengorganisir penyiksaan dan penyerangan itu.
Dari tiga orang yang ditangkap, dua di antaranya adalah suami dan putra kandung perempuan yang disiksa itu. (*)