SMA Negeri 1 Kefamenanu Mendukung Safety Riding, Begini Pesan Instruktur Dimas Satria
Siswa-siswi SMA Negeri 1 Kefamenanu, Kabupaten TTU menyatakan siap menjadi pelopor 'cari aman' saat mengendarai sepeda motor.
Penulis: Dion Kota | Editor: Kanis Jehola
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Dion Kota
POS-KUPANG.COM | KEFAMENANU - Siswa-siswi SMA Negeri 1 Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) menyatakan siap menjadi pelopor 'cari aman' saat mengendarai sepeda motor. Para siswa mengaku akan mengutamakan safety riding saat mengendarai sepeda motor.
Hal ini diungkapkan para siswa-siswi SMA Negeri 1 Kefamenanu saat mengikuti kegiatan sosialisasi safety riding bersama MPM Honda di halaman sekolah tersebut, Selasa (24/4/2018).
Baca: Ini Berita Bagus untuk Pendidikan, NTT Sudah Lepas dari Kopertis VIII
Kegiatan sosialisasi safety riding mendapat dukungan penuh dari Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Kefamenanu, Yoseph Obe, yang ikut mendengarkan materi terkait safety riding yang dibawakan instruktur safety riding MPM distributor Honda, Dimas Satria.
Yoseph mengatakan, mendukung kegiatan sosialisasi tersebut karena safety riding sangat penting diketahui para siswa yang saat ini mayoritas sudah mengendarai sepeda motor.
Baca: Setya Novanto Divonis 15 Tahun Penjara dan Denda Rp 500 Juta, Ini yang Memberatkannya
Ia mengaku, belum lama ini harus kehilangan seorang siswanya akibat mengalami kecelakaan lalu lintas tunggal. Korban meninggal setelah mengalami pendarahan pada bagian kepala akibat mengalami benturan keras. Pasalnya, saat kejadian korban diketahui tidak menggunakan helem.
"Saya dukung kegiatan sosialisasi safety riding ini karena penting untuk anak didik saya yang saat ini kemana-mana sudah menggunakan kendaraan roda dua. Saya berharap dengan sosialisasi ini bisa meningkatkan kesadaran anak-anak didik saya untuk selalu mengutamakan safety riding saat berkendara," kata Yosep.
Baca: Sidang Kasus Pembangunan USB SMKN 2 Kupang Barat, Terdakwa tak Hiraukan Panggilan Kepsek
Bagian dari Gaya Hidup
Sementara dalam materinya instruktur safety riding, Dimas Satria mengatakan, menggunakan peralatan safety riding bukan hanya untuk menjaga keselamatan saja, tetapi juga harus menjadi bagian dari gaya hidup.
Oleh sebab itu, ia mengajak para siswa-siswi SMA Negeri 1 Kefamenanu untuk selalu menggunakan helem, jaket, sarung tangan celana panjang dan sepatu saat berkendara.
Perlengkapan safety riding tersebut, selain untuk menjaga keselamatan ketika berkendaraan, tetapi juga sebagai bagian dari gaya hidup untuk terlihat keren saat berkendaraan.
"Indonesia ada di posisi kedua negara dengan angka kecelakaan lalulintas tertinggi di dunia. Oleh sebab itu, mari kita jaga keselamatan kita saat berkendaraan dengan menggunakan peralatan safety riding. Selain untuk meminimalisir dampak bagi pengendara jika terjadi kecelakaan, menggunakan perlengkapan safety riding juga akan membuat para pengendara terlihat tampil keren. Jadi, mari kita semua jadi pelopor safety riding," ajak pria asal Surabaya ini.
Selain mengajak para siswa menggunakan safety riding, Dimas juga mengajarkan kepada para siswa tentang makna warna pada rambu lalu lintas dan lampu lalulintas.
Warna Rambu Lalulintas
Ia menjelaskan, ada empat warna pada rambu lalu lintas yaitu, warna merah, kuning, hijau dan biru. Sedangkan pada lampu lalu lintas, ada tiga warna yaitu, merah, kuning dan hijau.
Warna merah pada rambu lalu lintas bermakna larangan. Warna kuning bermakna peringatan, warna hijau bermakna sebagai petunjuk dan warna biru sebagai perintah. Sedangkan warna merah pada lampu lalu lintas bermakna stop atau berhenti, warna kuning bermakna hati-hati dan warna hijau jalan.
"Bagi seorang pengendara kendaraan bermotor sangat penting untuk mengetahui makna dari warna rambu lalulintas dan lampu lalu lintas. Karena warna dari setiap rambu lalulintas dan lampu lalulintas bisa menjadi petunjuk bagi para pengendara. Oleh sebab itu, adik-adik yang sudah mulai menggunakan kendaraan bermotor untuk bepergian harus sudah mengetahui arti dari setiap warna pada rambu dan lampu lalu lintas," imbaunya.
Pantauan POS-KUPANG.COM, selain memberikan sosialisasi tentang safety riding, dalam kegiatan sosialisasi tersebut seorang siswa SMA Negeri 1 Kefa juga diberikan kesempatan untuk mempraktekan penggunaan safety riding sebelum berkendaraan.
Setelah sosialisasi, para siswa bersama kepala sekolah dan instruktur safety riding, Dimas Satria melakukan foto bersama di halaman sekolah. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/para-siswa-bersama-kepala-sekolah-sma-negeri-1-kefamenanu-yoseph-obe_20180424_170258.jpg)