Lukman Minta Pedagang Jaga Kebiasaan Positif Ini di Pasar TPI Lewoleba, Apa Saja Ya?

Sejak Pasar TPI dibuka beberapa tahun lalu, para pedagang di pasar itu sangat kompak.

Lukman Minta Pedagang Jaga Kebiasaan Positif  Ini di Pasar TPI Lewoleba, Apa Saja Ya?
POS-KUPANG.COM/FRANS KROWIN
Para pedagang di Pasar TPI Lewoleba yang berjualan ikan, Sabtu (21/4/2018). 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Frans Krowin

POS-KUPANG.COM | LEWOLEBA - Sejak Pasar TPI dibuka beberapa tahun lalu, para pedagang di pasar itu sangat kompak. Kalau kerja, berarti kerja sama-sama. Jika ada sesuatu berarti dibicarakan bersama-sama. Mereka juga siap diatur, sehingga suasana di pasar itu demikian teratur sampai sekarang.

Baca: Tak Ada Kata Sepakat, Pengaturan Penempatan Pedagang Pasar TPI Lewoleba Ditunda

Koordinator Pengurus Pasar TPI, Lukman Abdullah, mengatakan hal tersebut ketika ditemui POS-KUPANG.COM, Minggu (22/4/2018).

Para pedagang di Pasar TPI Lewoleba yang berjualan ikan, Sabtu (21/4/2018).
Para pedagang di Pasar TPI Lewoleba yang berjualan ikan, Sabtu (21/4/2018). (POS-KUPANG.COM/FRANS KROWIN)

Dikatakannya, saat ini para pedagang yang berjualan di pasar tersebut sebanyak 157 orang. Sementara pedagang yang mau masuk untuk bergabung dan berjualan bersama di pasar itu sebanyak 58 orang.

Jumlah ini, kata Lukman, tentunya cukup banyak. Oleh karena itu, lanjut dia, para pedagang itu harus diatur sehingga ativitas di pasar menjadi lebih baik dari suasana yang tercipta selama ini.

Baca: Pemkab Arahkan Penjual Lelong Masuk Pasar TPI Lewoleba, Tapi Reaksi Pedagang Justri Diluar Dugaan

"Sebagaimana yang menjadi kebiasaan kami selama ini, yang namanya pedagang di Pasar TPI pasti semuanya siap diatur. Jadi kalau ada yang mau bergabung, yah harus siap diri juga untuk diatur. Itu demi kebaikan bersama," ujar Lukman.

Baca: Petani Asal NTB Ini Datang Tanam Bawang di Lamahora Lembata, Begini Pesannya

Pengaturan itu, lanjut dia, tentunya memperhatikan semua hal. Jadi, bukan asal atur. Karena apa yang dilakukan itu semuanya diarahkan untuk kepentingan pedagang.

"Kalau kita mau berjualan yah harus diatur. Karena kalau tidak diatur, itu tentunya akan berdampak pada hal lain. Tapi yang terpenting dari semua itu adalah mari kita semua berbaur sehingga suasananya baik untuk kita semua," ujar Lukman. (*)

Penulis: Frans Krowin
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved