Fasilitator Puji Keseriusan Peserta Membuat Kandang Jepit dan Pengawetan Pakan, Ini Harapannya

Fasilitator pelatihan teknis tematik peternak angkatan XXXII di Kabupaten Belu, memuji peserta pelatihan yang serius membuat kandang jepit

Fasilitator Puji Keseriusan Peserta Membuat Kandang Jepit dan Pengawetan Pakan, Ini Harapannya
POS-KUPANG.COM/TENI JENAHAS
Peserta pelatihan teknis peternakan angkatan XXXII BPP Debuklaran, Kabupaten Belu saat membuat kandang jepit. 

Laporan Wartawan POS-KUPANG.COM, Teni Jenahas

POS-KUPANG.COM, ATAMBUA - Fasilitator pelatihan teknis tematik peternak angkatan XXXII di Kabupaten Belu, Theodorus Aleksander Bere Seran, S.Pt dan Yosep Timo Asa, S.Pt memuji peserta pelatihan yang serius membuat kandang jepit dan pengawetan pakan (silase) saat praktek lapangan.

Praktek lapangan dilakukan di kelompok tani ternak wilayah BPP Debuklaran, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu.

Baca: Pelaku Persetubuhan Anak Nyaris Diamuk Massa, Beruntung Cepat Lakukan Ini

Fasilitator, Theodorus Aleksander Bere Seran, S.Pt mengatakan hal itu kepada Pos- Kupang.Com, Selasa (17/4/2018).

Menurut Theodorus, setelah peserta dibekali materi di dalam kelas selama lima hari, peserta juga mengikuti praktek lapangan di hari terakhir untuk membuat kandang jepit dan pembuatan silase (pakan ternak).

Peserta pelatihan teknis peternakan angkatan XXXII BPP Debuklaran, Kabupaten Belu saat pembuatan silase, Selasa (16/4/2018).
Peserta pelatihan teknis peternakan angkatan XXXII BPP Debuklaran, Kabupaten Belu saat pembuatan silase, Selasa (16/4/2018). (POS-KUPANG.COM/TENI JENAHAS)

Dalam kegiatan praktek lapangan, peserta serius melakukan sesuai arahan dan ilmu yang mereka sudah dapat saat di kelas.

Keseriusan dari peserta dalam melaksanakan praktek lapangan merupakan satu kekuatan dalam mengembangkan tenak sapi di Kabupaten Belu menjadi lebih baik.

Baca: Begini Kronologi Terkuaknya Kasus Persetubuhan Anak Dibawah Umur di Sikka

Karena, semakin serius petani ternak mengembangkan sapi berbasis teknologi maka semakin baik pula pengembangan sapi di Kabupaten Belu ke depan. Hal itu sejalan dengan tujuan kegiatan yang diselenggarakan BBPP Kupang yakni, meningkatkan pengetahuan dan keterampilan serta kompetensi kerja di kelompok masing-masing.

Harapan dari fasilitator adalah terjadi peningkat populasi ternak sapi, bertambahnya luasan areal penghijauan pakan ternak dan bertambahnya angka kebuntingan ternak sapi secara kawin alam. Semua ini dalam rangka mendukung program upaya khusus (upsus) SIWAB. (*)

Penulis: Teni Jenahas
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved