Yulius Akui Atai Mamus Masih Tertinggal Teknologi

Kehadiran Direktur Organisasi Atai Mamus memberikan nuansa tersendiri di dalam ruangan tersebut.

Yulius Akui Atai Mamus Masih Tertinggal Teknologi
POS-KUPANG.COM/YENI RACHMAWATI
Peluncuran Yayasan Taim Hine Aleta Baun dan Diskusi Sambung Rasa antar Komunikasi Masyarakat NTT, di Hotel Sasando, Kamis (12/4/2018). 

Laporan Wartawan Pos-Kupang.Com, Yeni Rachmawati

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Kehadiran Direktur Organisasi Atai Mamus di bawah wadah Aleta Baun Foundation Group bersama pengurus di Aula Hotel Sasando memberikan nuansa tersendiri di dalam ruangan tersebut. Mereka mengenakan pakaian adat dari TTS.

Baca: Bawaslu NTT Telusuri Mobil yang Terbakar saat Kampanye

Direktur Organisasi Atai Mamus, Yulius Pay, menjelaskan, Atai Mamus yang berada di Kabupaten TTS dengan banyak kelompok menjadi tanggung jawab besar sehingga organisasi ini tak bisa menjangkau di wilayah lainnya.

Baca: Yayasan Taim Hine Aleta Baun Diluncurkan, Begini Kiprahnya

"Karena itu kami berpikir, kami harus melahirkan suatu lembaga karena kami berada jauh dari informasi dan komunikasi. Kami berada di kelompok adat yang jauh dengan teknologi dan susah untuk online. Kami melahirkan ini agar bisa meringankan Atai Mamus," katanya.

Ia berharap kegiatan ini dapat membangun kerja sama dengan pemerintah, masyarakat, LSM dan media untuk selalu mengekspos semua kegiatan yang dilakukan dan bersama-sama membangun NTT tercinta ini. (*)

Penulis: Yeni Rachmawati
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved