PosKupang/

Yayasan Taim Hine Aleta Baun Diluncurkan, Begini Kiprahnya

Asisten I Setda Provinsi NTT meluncurkan Yayasan Taim Hine Aleta Baun dan Diskusi Sambung Rasa antar Komunikasi Masyarakat NTT

Yayasan Taim Hine Aleta Baun Diluncurkan, Begini Kiprahnya
POS-KUPANG.COM/YENI RACHMAWATI
Peluncuran Yayasan Taim Hine Aleta Baun dan Diskusi Sambung Rasa antar Komunikasi Masyarakat NTT, di Hotel Sasando, Kamis (12/4/2018). 

Laporan Wartawan Pos-Kupang.Com, Yeni Rachmawati

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Asisten I Setda Provinsi NTT meluncurkan Yayasan Taim Hine Aleta Baun dan Diskusi Sambung Rasa antar Komunikasi Masyarakat NTT, di Hotel Sasando-Kupang, Kamis (12/4/2018).

Bertemakan "Adat dan Budaya Sebagai Sendi Kearifan Lokal, Dapatkah Menjadi Sesepuh Pembangunan di NTT" ini, Direktur Yayasan Taim Hine Aleta Baun, Melkzon Beri, menyampaikan, orientasi yang memperlihatkan kiprah yayasan tergambar dengan visi alam NTT yang hijau, lestari dan masyarakat yang berdaulat dari sisi lingkungan adat dan budaya.

Baca: Bawaslu NTT Telusuri Mobil yang Terbakar saat Kampanye

Sedangkan misi yayasan di antaranya, meningkatkan peran serta masyarakat dalam penataan peningkatan pengembangan dan pengawasan lingkungan hidup, meningkatkan ekonomi masyarakat melalui kemandirian usaha, masyarakat yang berdaulat dalam adat istidat dan meningkatkan peran serta masyarakat menunjang pariwisata.

Baca: Kajari Lewoleba Setuju Ditetapkan HET Bensin bagi Pengecer

Ia menjelaskan Yayasan Taim Hine Aleta Baun berada dalam wadah Aleta Baun, yang berkantor di Liliba di Jalan Komodo, Kelurahan TDM.

Istilah Taim Hine, dijelaskan lebih lanjut, diadopsi dari perbendaharaan bahasa timor yang artinya rumah belajar.

Baca: Wabup Lembata Minta Pegawai Jangan Berbohong

"Dengan nama itu kami ada bersama masyarakar untuk memahami masyarakat dan bergandengan bersama masyarakat saling membelajarkan, memberdayakan dan memberikan solusi. Dengan semangat dan filosofi itu maka sebelum tiba pada launching ada secuil karya yang dipersembahkan bagi NTT yaitu menyediakan 1.000 anakan mangga yang 500 di antaranya telah ditanam di Kuanfatu di TTS, sedangkan 500 pohon lainnya bekerja sama dengan pemkot untuk di tanam di Tamnos dan halaman Kantor Dinas Lingkungan Hidup," tuturnya. (*)

Penulis: Yeni Rachmawati
Editor: Kanis_Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help