Ini Harapan dari Kegiatan Sarasehan Aliran Kepercayaan yang Digelar Diskeb NTT serta Kemendikbud

sarasehan berupa sharing atau diskusi antar aliran kepercayaan diantara warga tentang aliran kepercayaan yang dianut yang masih sangat primitif.

Ini Harapan dari Kegiatan Sarasehan Aliran Kepercayaan yang Digelar Diskeb NTT serta Kemendikbud
pos kupang.com, ferry ndoen
Pose bersama Kadis Kebudayaan NTT bersma seluruh elemen peserta sarasehan

Laporan Wartawan Pos Kupang.Com, Ferry Ndoen

POS KUPANG.COM, KUPANG- Dinas Kebudayaan Provinsi NTT berkolaborasi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menggelar kegiatan Sarasehan Aliran Kepercayaan.

Kegiatan sarasehan aliran kepercayaan dibuka Kepala Dinas Kebudayaan Provini NTT. Drs. Sinun Petrus Manuk, kemarin.

Turut hadir, Sekretaris Dinas Kebudayaan Drs. Thomas Kolin, Kabid Sejarah Dra. Sulistyo Ambarsari sebagai koordinator kegiatan sarasehan serta Kabid Kepurbakalaan dan Pemuseuman, Fransiskus Sales, Spd, MM, sejumlah kepala sSeksi dan Kasubag lingkup Diskebud NTT, serta tim dari Kementerian selaku penanggungjawab kegiatan, Dra. Wigati bersama tim.

Turut hadiri, Kepala Kantor Cagar Budaya Bali, Drs. Wayan Budiarse dan Kepala UPT Bahasa Provinsi NTT, Dra. Vanlentin Tanite.

Peserta saresehan dari tiga rovinsi, yaitu Bali, NTB dan NTT berjumlah 80 orang.

"NTT mengikutsertakan 18 orang yang di ambil dari 21 kabupaten dan 1 kota," jelas Fransiskus Sales, saat dihubungi kemarin.

Pemateri diambil dari kaum akademisi dari Jakarta, Malang, Surabaya, Bali, NTT ( Undana, Unika Widya Mandira Kupang) serta budayawan.

Kegiatan Sarasehan juga dimeriahkan dengan sebuah tarian kreasi Hegong yang diarsiteki oleh Elci dari Taman Budaya.

"Kegiatan sarasehan berupa sharing atau diskusi antar aliran kepercayaan diantara warga tentang aliran kepercayaan yang dianut yang masih sangat primitif. Hal ini karena kelompok masyarakat kita di daerah/wilayah tertentu dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia yang belum menganut suatu aliran kepercayaan tertentu yang sudah diakui oleh Pemerintah RI," jelas Fransiskus.

Dengan sarasehan ini, diharapkan mampu mendapatkan hasil sebagai referensi untuk disampaikan pada saresehan tingkat nasional di Jakarta.

Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari di Hotel Aston kupang tanggal 9 s/d 12 April 2018.

Terkait kegiatan ini Pemerintah NTT melalui Kadiskebud Provinsi NTT menyampaikan terimakasi kepada Kemendikbud RI yang telah menjadwalkan kegiatan sarasehan dan lokusnya di Kota Kupang, Ibukota Provinsi NTT.

Kadiskebud NTT,Sinun Manuk berharap kegiatan semacam ini atau kegiatan lainnya agar terus dilakukan di NTT. Salam  Kebudayaan " Beta Budaya... Beta NTT. (fen)

Baca: Sambut Tamu IMF di Labuan Bajo, Dinas Perdagangan Manggarai Lekukan ini Terhadap Petani Tanam Sayur

Kadis Kebudaan NTT, Drs. SP Manuk bersama para penari Hegong, di Hotel Aston Kupang
Kadis Kebudaan NTT, Drs. SP Manuk bersama para penari Hegong, di Hotel Aston Kupang (pos kupang.com, ferry ndoen)
Penulis: Ferry Ndoen
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved