Selasa, 21 April 2026

Warga Indonesia Minta Pemerintah Segera Mengganti Dua Uang Kertas Ini, Kenapa?

Sejumlah Warga Negara Repubik Indonesia meminta Pemerintah segera mengganti dua uang pecahan kertas ini, dengan alasan merea sering tertipu.

net
Uang pecahan Rp 2.000 dan Rp 20.000 yang sering membingungkan warga 

Krn sudah tak terhitung byknya korban 'salah kembalian'; utamanya pelaku ekonomi lapisan bawah.

Spt yg barusan terjadi : beli tahu bungkus (diseorang penjual wanita-tua) harganya 7rb, dikasih uang 10rb, kok dikembalian 21rb?

#Kasihan_rakyat_kecil udah mah susah cari uang, ditambah apa-apa serba mahal, tertimpa tangga pula "nombokin" krn salah kembalian."

Uang (Facebook/M Fajar Sulistiadi)
Sebenarnya curhatan itu sudah dia unggah sejak tanggal 15 Maret 2018 silam.

Baca: Mengapa Sudah Berusia 30 Tahun pun Yesus Masih Tinggal di Rumahnya, Dimanakah Yusuf, AyahNya?

Baca: Ini Kelebihan Ayah Yesus Kristus, Yusuf, Ditiru oleh Kaum Pria di Dunia

Baca: Heboh! Bukti Fisik Kebangkitan Yesus Kristus Ditemukan Pada Kondisi Kain Kafan PenguburanNya

Baca: Misteri Lukisan karya Leonardo Da Vinci, Last Supper, Perjamuan Terakhir Yesus dan Muridnya

Namun, postingannya baru viral beberapa hari terakhir.

Hingga berita ini ditulis, postingan tersebut sudah dibagikan lebih dari 3.300 kali.

Berbagai komentar juga muncul dari pihak warganet.

Kebanyakan dari mereka juga ikutan curhat soal insiden salah kembalian atau semacamnya dengan menggunakan kedua uang kertas ini.

Berikut ini beberapa komentar yang dimaksud.

@komalHaq "Sering nemuin itu.. Byr parkir 3000 ngash duit 22000 kmbalian 1000 pas sadar nya udh di jauh..wkwkwk"

@Adi Irawansyah "Sy pun pernah terjadi...
Makan di kantin... Uang kembalian yg sy terima, ternyata bukan 20.000; ...
Tp 2.000; ...
Hal tsb... Sy sadari setelah beberapa jam kemudian...
Di saat sy kasih uang tsb, unt adik isi BBM, .....
Itu pun baru ketahuannya...
Saat adik tsb nemui sy kembali...
Ybs bilang "Malu" saat di Pom Bensin, ....
Saat mau byr, .... Ternyata uang tsb, bukan 20.000; Tp 2.000 rupiah...."

Sumber: Tribunnews
Halaman 2/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved