Breaking News:

Wah, Meriahnya Perayaan Paskah di Jerman, Dari Dekorasi Rumah hingga Pasar Paskah

Bagi umat Kristiani, perayaan libur panjang akhir pekan ini untuk mengingat penyaliban, penguburan, dam kebangkitan Yesus Kristus.

Editor: Rosalina Woso
Andreas Lehner, flickr.com/lehnin78
Pohon Natal di Saalfeld, Thuringia, Jerman. 

POS-KUPANG.COM|JERMAN--Paskah merupakan salah satu hari raya tahunan yang paling penting dan populer di Jerman.

Bagi umat Kristiani, perayaan libur panjang akhir pekan ini untuk mengingat penyaliban, penguburan, dam kebangkitan Yesus Kristus.

Pada 2018, Jumat Agung jatuh pada 30 Maret dan Minggu Paskah pada 1 April.

Di Jerman, selain menghadiri kebaktian dan pelayanan gereja khusus, masyarakat berbagi makanan yang beragam dan terlibat dalam beberapa tradisi non-agama juga.

Nama Paskah diyakini berasal dari Ostara, Dewi Fajar Anglo-Saxon.

Beberapa dekorasi dan tradisi Paskah yang dirayakan di seluruh dunia, terinspirasi dari sejarah mereka saat Festival musim semi Jerman seperti Fruhlingsfest.

Aston Hotel menggelar mewarnai telur paskah di Palacio Ballroom,  Sabtu (2/4/2016))
Aston Hotel menggelar mewarnai telur paskah di Palacio Ballroom, Sabtu (2/4/2016)) (POS KUPANG/YENI RACHMAWATI)

Kelinci Paskah pertama kali disebutkan dalam tulisan-tulisan dari abad ke-16, di beberapa daerah di Jerman, kelinci diganti dengan bangau atau rubah.

Pastry kue kering pertama yang dapat dimakan, muncul di Jerman pada sekitar tahun 1800-an, orang Jerman membawa tradisi ini bersama mereka ketika berimigrasi ke negara lain.

Sementara aktivitas lainnya yang dilakukan anak-anak, mereka memasak dan melukis telur pada Jumat Agung.

Telur yang dihias itu kemudian ditempatkan dalam keranjang untuk kelinci Paskah atau Osterhase, untuk disembunyikan di sekitar pekarangan rumah pada malam sebelum Paskah.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved