Dinas PUPR NTT Usul Bangun Jembatan Kembar Liliba

Dinas PUPR Provinsi NTT mengusulkan kepada Kementerian PUPR untuk membangun jembatan kembar Liliba di Kota Kupang.

Dinas PUPR NTT Usul Bangun Jembatan Kembar Liliba
POS-KUPANG.COM/KANIS JEHOLA
Kadis PUPR Provinsi NTT, Ir. Andre W Koreh, MT

Laporan wartawan Pos-Kupang.Com, Kanis Jehola

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi NTT mengusulkan kepada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk membangun jembatan kembar Liliba di Kota Kupang. Pembangunan jembatan kembar Liliba ini diusulkan karena sangat dibutuhkan untuk mengatasi kemacetan lalu lintas di Kota Kupang saat ini.

Baca: BREAKING NEWS: Uang Rp 300 Juta Raib dari Mobil

Usul membangun jembatan kembar Liliba ini disampaikan saat mengikuti Konferensi Regional (Konreg) Kementerian PUPR di Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel), dua pekan lalu. Konreg itu juga dihadiri Sekretaris Dinas PUPR NTT, Drs. Yohanis Toby serta beberapa pejabat PUPR lainnya.

MACET -- Jembatan liliba kembali karena penemuan jenasah di kali Liliba. Senin (11/1/2016)
MACET -- Jembatan liliba kembali karena penemuan jenasah di kali Liliba. Senin (11/1/2016) (POS KUPANG/HERMINA PELLO)

"Ada tiga usulan program yang dibicarakan dalam konreg tersebut, yaitu usulan program yang bersifat baseline, yang bersifat stok program, dan ketiga bersifat diskresi. Jadi usul pembangunan jembatan kembar Liliba ini masuk dalam usulan program diskresi karena sesuai kebutuhan. Apalagi disain jembatan kembar Liliba itu sudah selesai," kata Kadis PUPR NTT, Ir. Andre W Koreh, MT kepada Pos-Kupang.Com, Kamis (15/3/2018).

Baca: Polisi Datang ke Warung Bakso Solo Cari Informasi Pencurian Uang Rp 300 Juta

Selain jembatan kembar Liliba, usulan program diskresi lainnya yang disampaikan dalam Konreg Kementerian PUPR di Banjarmasin adalah pembangunan jalan lintas selatan Timor dari Boking-Kolbano-Atambua sepanjang 9 kilometer, pembangunan jalan lintas utara Flores, pembangunan jalan lintas utara Sumba dan mengusulkan pembangunan Bendungan Kolhua di Kabupaten Kupang ditukar atau diganti dengan bendungan lain yaitu Waeliku di Kabupaten Belu.

Baca: Satpol PP Hadang Truk Bermuatan Sirtu di Oelamasi

"Khusus Bendungan Kolhua ini bukan program diskresi lagi tapi dia sudah masuk program strategis nasional. Namun karena selalu terhambat masalah lahan maka diusulkan diganti ke Kabupaten Belu. Surat Bapak Gubernur tentang usulan pergantian itu sudah ada," kata Andre.

Khusus untuk tugas pembantuan, demikian Andre, pihaknya mengusulkan dana Rp 40 miliar sampai Rp 50 miliar untuk operasi dan pemeliharaan (OP) irigasi.

"Untuk jalan dalam Kota Kupang, kami usul perbaiki drainase depan Dutalia, Jalan Untung Surapati Airnona," kata Andre. (*)

Penulis: Kanis Jehola
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved