Minggu, 12 April 2026

Pemerintah! Para Murid Ini Harus Berenang Melewati Sungai untuk Sampai ke Sekolah, Kalian Dimana?

Ya Ampun! Mau ke sekolah, para murid SD ini harus berenang melewati Sungai Laluku.

Penulis: Robert Ropo | Editor: OMDSMY Novemy Leo
net
ilustrasi 

Laporan Wartawan Pos Kupang.Com, Robert Ropo

POS KUPANG.COM, WAINGAPU - Ya Ampun! Mau ke sekolah, para murid SD ini harus berenang melewati Sungai Laluku.

Anak-Anak siswa sekolah dasar (SD) dari Kampung Tamma hendak bersekolah di SD Bila di Desa Pinduhurani Kecamatan Tabundung Kabupaten Sumba Timur sangat menderita ketika hendak pergi ke sekolah tersebut saat musim hujan, sebab hars melanggar banjir di sungai Laluku di Kampung setempat.

Orangtua murid SD Bila dari Kampung Tamma, Nikodemus J.Karang menyampaikan hal itu ketika ditemui Pos Kupang.Com di kantor Camat Tabundung, Sabtu (17/3/2018).

Baca: Dua Tahun, Kemenpora Belum Jawab Usulan Dispora TTS untuk Bangun Stadion Kobalete Rp 41,2 Miliar ‎

Baca: Hai Perempuan, Pernah Alami Trauma Kekerasan? Lakukan Hal Ini Agar Terbebas dari Trauma Itu!

Baca: Menyedihkan, Kerangka Perempuan Ini Ditemukan dalam Kubur Sedang Menggendong Seorang Bayi

Baca: Perempuan Itu Benar-benar Aneh, Coba Baca Fakta Ini dan Anda Pasti Menyetujuinya

Nikodemus mengatakan, sungai Laluku memisahkan antara kampung Tamma dan SD Bila Kampung Bila.

Oktavianus Mbau, S.H
Oktavianus Mbau, S.H (POS-KUPANG.COM/ROBERT ROPO)

Kata dia, saat musim hujan anak-anak SD yang berasal dari kampung Tamma jika terjadi banjir di sungai Laluku harus pakai berenang, jika ada yang tak bisa berenang maka orangtua murid sendiri yang mengantarnya.

"Namun berenang atau orang tua antar itu juga saat air banjir surut dulu, tapi kalau banjir belum surut maka tentu anak-anak tidak bisa pergi sekolah maupun tunggu air berkurang maka tentu lambat juga",kata Nikodemus.

Nikodemus mengatakan, dengan kondisi seperti itu tentu sangat menghalangi pendidikan anak-anak, sehingga hasil nilai anak-anak juga tentu berkurang.

Baca: Perempuan Usia 77 Tahun Ini Hidup Bersama Jenasah Ibunya Selama 30 Tahun

Baca: Perempuan Jangan Berlibur ke 7 Negara ini, Salah-salah Bisa Jadi Korban Tindak Kekerasan Seksual

Baca: Hei Pria, Jangan Mengejar Wanita dengan Cara Murahan, Ganti Strategi, Ini Tipsnya

Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved