Ratu Wulla Yakin Suaminya Tidak Terlibat Kasus Pasar Waimangura

Ketua TP PKK Sumba Barat Daya (SBD), Ratu Wulla Talu, yakin suaminya, Markus Dairo Talu, tidak terlibat dalam pembangunan Pasar Waimangura

Ratu Wulla Yakin Suaminya Tidak Terlibat Kasus Pasar Waimangura
POS KUPANG/OBY LEWANMERU
Ratu Wulla Talu

Laporan Wartawan Pos Kupang.Com, Oby Lewanmeru

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Ketua TP PKK Sumba Barat Daya (SBD), Ratu Wulla Talu, yakin suaminya, Markus Dairo Talu, tidak terlibat atau tidak melakukan hal-hal yang tidak sesuai aturan dalam pembangunan Pasar Rakyat Waimangura di Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD).

Baca: Hakim Tipikor Kupang Tolak Konfrontir Markus Dairo Talu dan Dominggus Bulla

Markus Dairo Talu dihadirkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Sumba Barat untuk didengar kesaksiannya dalam perkara pembangunan Pasar Waimangura.

Pantauan Pos Kupang Kamis (8/3/2018), Markus dan istrinya tiba di Pengadilan Tipikor Kupang sekitar pukul 09.00 Wita. Ratu Wulla dan Markus menunggu sekitar dua jam baru masuk sidang.

Baca: Camat dan Kapolsek Minta Warga Jangan Hambat Pembangunan Listrik

Saat sidang, Ratu Wulla duduk tenang sambil mencatat beberapa keterangan dari suaminya.
Sidang sempat diskor pada pukul 12.15 Wita.
Saat skor, Ratu Wulla dan Markus keluar dari ruang sidang dan naik ke sebuah mobil merk Pajero warna merah dengan nomor polisi W 1341 DM. Mobil ini langsung keluar dari kompleks pengadilan.

Pukul 13.15 Wita, Markus dan Ratu Wulla kembali ke Pengadilan Tipikor untuk melanjutkan sidang.

Usai sidang, Ratu Wulla yang ditemui mengatakan, dirinya hadir di pengadilan karena mendampingi suaminya. "Ya, saya sebagai istri saya harus dampingi. Saya juga yakin suami saya tidak berbuat kesalahan," kata Ratu Wulla.

Ditanyai soal perasaannya ketika mengikuti jalannya persidangan, ia mengatakan, semua aman-aman saja dan nuraninya mengatakan tidak ada sesuatu. Bahkan, semuanya baik-baik saja. (*)

Penulis: Oby Lewanmeru
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved