Pilkada serentak

Wah, Tiga Anggota DPRD Nagekeo Mengamuk di Kantor Panwas Nagekeo. Ini Kata-kata Mereka

Mereka mengamuk gara-gara keberatan dipanggil Panwas klarifikasi dugaan kampanye tanpa izin cuti.

POS KUPANG/ADIANA AHMAD
Empat Anggota DPRD Nagekeo terlibat perdebatan dengan Panwas Nagekeo.soal aturan kampanye Pilkada Nagekeo, Jumat (3/3/2018) sore. 

Laporan Wartawan Pos Kupang.Com, Adiana Ahmad

POS KUPANG.COM,MBAY - Tiga orang anggota DPRD Nagekeo, Antonius Moti, Ktisostomus Gore dan Fredy Amekae, Jumat (3/3/2018) , mengamuk di Kantor Panwaslu Nagekeo.

Mereka mengamuk gara-gara keberatan dipanggil Panwas klarifikasi dugaan kampanye tanpa izin cuti.

Ketiga Anggota DPRD Nagekeo dari Golkar (Antonius Moti dan Krisostomus Gore) dan Demokrat (Fredy Amekae) mempertanyakan kapasitas Panwas Nagekeo memanggil mereka.

Baca: Nah Loh, Hingga Triwulan Pertama 2018 Bulog Ende Belum Salurkan Rastra

"Kalau panggil kami sebagai juru kampanye, harus melalui penghubung. Kalau panggil kami sebagai anggota DPRD harus seizin gubernur. Tidak langsung ke pribadi," kata ketiga anggota dewan terhormat itu.

Fredy Amekae bahkan mengancam akan memanggil balik Panwas ke DPRD Nagekeo.

"Gaji Panwas saja, DPRD yang setujui," kata Antonius Moti.

Ketiganya mengatakan, Panwas Nagekeo salah orang karena berhadapan dengan mereka.

Baca: Peluncuran Sodamolek, Lurah Naikoten II Bilang Semua Akan Indah Pada Waktunya

Halaman
123
Penulis: Adiana Ahmad
Editor: Fredrikus Royanto Bau
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved