Anda Punya Tanda Lahir, Waspada Mungkin Anda Disebut Manusia Chimera, Apa itu?
Taylor Muhl, salah satu manusia chimera yang ada di dunia. Jangan sampai Anda salah satunya.
Dilansir Live Science, Rabu (28/2/2018), jenis chimerism yang dimilikinya adalah chimerism tetragametic.
Ini terjadi pada kasus kembar, di mana ada dua telur terpisah yang dibuahi oleh dua sperma terpisah dan menghasilkan dua zigot atau sel telur yang dibuahi.
Baca: Duda Ini Merusak Otak Enam Bocah yang Lakukan Perkosaan Terhadap Temannya di Kandang Kambing
Baca: Miris, 6 Bocah SD Lakukan Perkosaan Terhadap Teman di Dekat Kandang Kambing
"Keduanya bergabung dan membentuk satu manusia dengan dua garis sel yang berbeda," ujar Dr. Brocha Tarsis, ahli genetika klinis dari Rumah Sakit Anak Nicklaus di Miami yang tidak terlibat dalam kasus Taylor.
Tarsis melanjutkan, proses pembentukan ini terjadi sejak dini dalam perkembangan embrio.
Untuk mengetahui apakah seseorang merupakan manusia chimera atau tidak, bukanlah hal gampang.
Pasien perlu melakukan sejumlah tes biomedis yang spesifik. Salah satunya dokter harus melakukan pengujian genetika untuk mendiagnosis kondisi ini.
Meski demikian, menurut sebuah penelitian yang terbit pada 2009 disebut bahwa manusia chimera memiliki petunjuk kecil di dalam tubuhnya, seperti memiliki warna kulit yang tidak rata seperti dialami Taylor, atau mereka memiliki warna mata yang berbeda.
Dalam beberapa kasus, seseorang didiagnosis dengan chimerism saat diketahui mereka memiliki dua jenis darah yang berbeda.
Tarsis berkata sangat sulit untuk memprediksi jaringan mana yang bisa terpengaruh.
Namun umumnya satu baris sel dapat mengatasi yang lain, sehingga seseorang memiliki sebagian besar sel yang berasal dari satu rangkaian DNA, bukan perpecahan antara 50-50 garis sel.
Dalam kasus jenis kromosom seks (XX dan XY), genital internal dan eksternal seseorang dapat terpengaruh. Tarsis mengatakan, hal ini dapat mengakibatkan genital yang ambigu.
Taylor Muhl disebut memiliki saudara kembar yang juga perempuan. Ini menandakan kedua kumpulan DNA-nya mengandung kromosom wanita.
Dalam blog pribadinya, Taylor menulis bahwa chrimerism-nya menyebabkan kondisi autoimun karena tubuhnya melihat DNA milik kembarannya sebagai sesuatu yang asing.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/taylor-muhl-salah-satu-manusia-chimera-yang-ada-di-dunia_20180302_163242.jpg)