Polisi Bekuk Oknum Pencuri di RSU Naibonat, Korbannya Pegawai Honorer Dispenduk Belu

Ximenes sudah berhasil ditangkap setelah polisi memutar hasil rekaman CCTV yang ada di rumah sakit itu

Polisi Bekuk Oknum Pencuri di RSU Naibonat, Korbannya Pegawai Honorer Dispenduk Belu
Istimewa
Ilustrasi pencurian uang 

Laporan Wartawan Pos-Kupang.com, Edy Hayon

POS-KUPANG.COM | BABAU - Paulus Ebaristo Ximenes Tiana (17), warga Kabupaten Kupang, diduga mencuri tas berisi uang milik korban, Juniwati Hartarti, honorer pada Dinas Kependudukan (Dispenduk) Kabupaten Belu.

Pencurian terjadi di kawasan RSU Naibonat, Kabupaten Kupang,

Ximenes sudah berhasil ditangkap setelah polisi memutar hasil rekaman CCTV yang ada di rumah sakit itu dan mendapatkan informasi dari warga yang mengenal wajah pelaku.

Saat ini pelaku sudah diamankan di Mapolres Kupang untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Kasat Reskrim Polres Kupang, Iptu Simson L Amalo, S.H, didampingi Kasubdit III, Aipda Supratman, yang dikonfirmasi Pos Kupang di Mapolres Kupang, Jumat (2/2/2018), membenarkan kejadian tersebut.

Simson menjelaskan, kasus pencurian ini bermula dari korban, Juniwati Hartarti yang datang dari Belu, Kamis (1/2/2018), mau menjenguk mama mertuanya yang menderita sakit dan dirawat di RSU Naibonat.

Saat itu, korban tengah tertidur lelap di lorong rumah sakit dan meletakkan tas di bagian kaki korban.

Pelaku yang juga berada di rumah sakit itu, sebanyak lima kali mondar mandir melihat situasi.

Ketika pelaku melihat situasi sepi dan aman, dirinya kemudian mengambil tas milik korban dan membawanya ke belakang rumah sakit.

Korban ketika sadar sekitar pukul 03.30 Wita tidak mendapatkan lagi tasnya yang berisi alat charger handphone, ATM BRI, KTP dan uang sebanyak Rp 1,2 juta.

Pelaku ketika membawa tas ke belakang rumah sakit, selanjutnya mengambil uang dan membiarkan tas bersama alat charger HP, ATM BRI dan KTP tetap dalam tas tersebut.

Melihat tasnya hilang, korban kemudian melaporkan kejadian itu ke Mapolres Kupang.

"Kejadiannya malam hari, pada sore harinya korban datang melapor di Reskrim. Atas laporan itu, anggota kemudian turun ke lokasi untuk mencari informasi. Anggota meminta pihak rumah sakit untuk memperlihatkan rekaman CCTV. Dari hasil putar ulang rekaman CCTV dan anggota menanyakan kepada beberapa saksi, mengenal orangnya. Anggota kemudian melacak keberadaan pelaku dan saat itu pelaku sedang berjalan kaki dari rumah sakit yang menjenguk keluarganya yang sakit. Jadi saat itu anggota langsung tahan karena dugaan kuat pelakunya adalah Ximenes," jelas Amalo.

Saat ini, kata Amalo, pelaku sudah diamankan di Mapolres Kupang dan penyidik telah mengambil keterangan beberapa orang saksi. Memang dalam interogasi pelaku sedikit berkelit soal uang yang diambil. Pengakuan pelaku bahwa dirinya hanya mengambil Rp 700,000-an, tetapi setelah ditanyai penyidik barulah dia mengaku kalau sebagian uang telah dipakainya untuk membeli celana. Perbuatan pelaku ini dkenakan pasal 363 (1) ke-3 KUHP. (*)

Penulis: Edy Hayong
Editor: Agustinus Sape
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved