Lapak di Pasar Danga, Nagekeo Mulai Ditinggalkan Pedagang

Mengatur pedagang di pasar tidak semudah yang kita bayangkan. Ini yang terjadi di Pasar Danga, Kabupaten Nagekeo

Lapak di Pasar Danga, Nagekeo Mulai Ditinggalkan Pedagang
Pos kupang/Adiana Ahmad
Suasana di lapak Pasar Danga, sepi tanpa pembeli (atas) 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Adiana Ahmad

POS-KUPANG.COM | MBAY - Para pedagang di Pasar Danga mulai meninggalkan lapak-lapak di Pasar Danga. Alasannya, Pemerintah Kabupaten Nagekeo terkesan tidak tegas dalam menertibkan para pedagang yang menjajakan dagangannya di luar Pasar.

Beberapa pedagang yang madih bertahan di lapak-lapak yang ada di Pasar itu, Sabtu (4/2/2018), mengatakan, saat awal ketika Pasar Danga diresmikan, pembeli cukup ramai. Karena itu, pedagang betah berjualan di lapak-lapak.

Namun setahun terakhir, kondisi pasar mulai sepi karena ada pedagang yang menjajakan dagangannya di halaman pasar.

"Pembeli lebih memilih belanja di halaman pasar daripada masuk ke pasar. Akibatnya, barang pedagang bagi yang menempati lapak tidak laku," kata Mario, salah satu pedagang di Pasar Danga.

Ia mengatakan, hampir sebagian besar pedagang sudah meninggalkan lapak dan memilih menjajakan dagangannya di pintu masuk bagian Timur Pasar Danga.

"Kalau Pemerintah Kecamatan Aesesa tegas, tidak seperti ini. Yang lalu satu pasar ikan. Sekarang pasar sayur juga ditinggalkan. Kasian kita yang masih bertahan. Tidak ada pembeli. Tolong pemerintah tegas," katanya.

Sementara pedagang yang sudah meninggalkan lapak di pasar itu, Renata mengatakan, meninggalkan lapak pasar yang disiapkan pemerintah dan memilih menggelar dagangan di tanah merupakan pilihan terbaik agar barang dagangannya laku.

"Kita mau kembali ke lapak, kalau pemerintah tertibkan para pedagang yang menggelar dagangan di halaman pasar. Kalau tidak, kami tidak kembali. Kami lakukan ini agar bisa bertahan hidup," kata Renata. (*)

Penulis: Adiana Ahmad
Editor: Marsel Ali
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved