Anak Anjing Dijadikan Makanan Ular di Kebun Binatang Ini, Netizen Murka
Sebuah gambar mengejutkan menunjukkan, seekor anjing merasa ketakutan tergeletak meringkuk di dekat ular besar.
Penulis: Vika Widiastuti | Editor: Vika Widiastuti
POS-KUPANG.COM - Sebuah gambar mengejutkan menunjukkan, seekor anjing merasa ketakutan tergeletak meringkuk di dekat ular besar.
Anak anjing tersebut rupanya dijadikan sebagai makanan ular.
Baca: Astaga! Seorang Ibu Biarkan Anaknya Diperkosa Hanya Karena Ini, Si Anak Tak Bisa Memaafkannya
Praktik itu terjadi kebun binatang Hebin Park Zoo di kota Pingsingshan, Henan, China.
Mereka telah mengakui anak-anak anjing itu dijadikan makanan untuk ular.
Namun, mereka mengklaim, praktik itu dilakukan oleh pemilik rumah reptil, bukan kebun binatang.
Praktik tersebut telah memicu kemarahan di kalangan pengguna media sosial.
Hal itu terungkap saat video dan gambarnya dibagikan di media sosial.
Dilansir dari Daily Mirror pada Sabtu (3/2/2018) rekaman itu menunjukkan, seekor anjing yang duduk di tempat seperti kandang ular.
Di sampingnya sebuah nampan berisi burmese python.
Gambar lain menunjukkan seekor anjing berbaring di antara ular piton dewasa yang melingkar.
Di tubuh ular itu seperti ada tiga atau empat tonjolan.

Baca: Temukan Kaleng Tua Berkarat, Pasangan Ini Tak Menyangka Ternyata Isinya Membuat Hidup Mereka Berubah
Dipercaya dia telah memakan beberapa ekor anjing yang masih kecil.
Netizen mengecam tindakan itu, setelah People for the Ethical Treatment if Animals (PETA) membagikan foto itu.
Seorang juru bicara Hebin Park Zoo mengatakan dalam sebuah pernyataan, mereka memang memberi ular makan anak anjing.
"Direktur kami telah memanggil mereka dan meminta mereka untuk mengentikan hal itu," terangnya.
"Rumah reptil kami dikelola secara pribadi, mereka memiliki kontrak dengan kebun binatang tapi kegiatan makan mereka tidak ada hubungannya dengan kami," jelasnya.
Keith Guo dari PETA mengatakan kepada Mirror Online, ini adalah contoh dari pentingnya undang-undang perlindungan hewan di China.
Dia mengungkapkan laman media sosial organisasi mereka telah dibanjiri komentar dan kemarahan dari netizen.
Merek menentang apa yang dilakukan kebun binatang.
Baca: Inilah Sosok MH, Siswa SMA yang Pukul Gurunya Hingga Tewas dan Kronologi Kejadian
(Tribunnews/Vika Widiastuti)