Berusia 72 Tahun, Ketua RT Ini Tak Malu Turun ke Got dan Bersihkan Sampah. Aksinya Tuai Pujian!
Banyak netizen yang menyebut Maghdalena Rihi hanya melakukan pencitraan dan sedang mencari simpati masyarakat.
Penulis: Djuwariah Wonga | Editor: Djuwariah Wonga
POS-KUPANG.COM- Saat hujan turun parit berubah menjadi tempat sampah.
Maklum, air hujan yang turun menghanyutkan sampah dan membuat aliran air macet.
Hal ini tidak terlepas dari kebiasaan masyarakat yang masih membuang sampah sembarangan.
Saat hujan reda, parit digenangi air yang bercampur dengan sampah.
Melihat kondisi itu, warga yang rumahnya dekat dengan parit secara suka rela membersihkannya.
Hal senada juga dilakukan oleh wanita berusia 72 tahun asal Kupang ini.
Namanya, Maghdalena Rihi. Ia adalah warga Kelurahan Nunhila, Kota Kupang.
Sosoknya bukanlah wanita biasa, ia adalah Ketua RT 07 Kelurahan Nunhila.
Baca: Hanya Gunakan Botol Bekas, Chris Ciptakan Perangkap Lalat Buah
Baca: Delegasi Korut Sudah Berada di Korsel
Baca: Sidang Klasis Kupang Tengah diarahkan memikirkan pola hidup spiritualitas keugaharian
Ketika hujan turun dan membawa sampah ke parit, wanita yang tak muda lagi ini turun ke parit yang melintasi Jalan Pahlawan, Nunhila untuk membersihkan sampah agar aliran air kembali lancar.
Kisahnya dibagikan oleh pemilik akun Facebook Tomy Hayr Lerrick ke grup Facebook Viktor lerik (veki lerik) bebas bicara bicara bebas ... pada Minggu, (21/1/2017).
Menurut akun tersebut, Maghdalena Rihi selalu turun ke parit saat pagi hari untuk mebersihkan parit yang mampet karena tumpukan sampah.
"SALUT BUAT KETUA RT. Ketua RT 07, Kelurahan Nunhila - Kota Kupang, mama Maghdalena Rihi [72 tahun], pagi-pagi sudah membersihkan tumpukan sampah di saluran got pinggir badan jalan Pahlawan - Nunhila. Mama ketua RT adalah seorang yang berusia lanjut sangat pedulian terhadap lingkungannya, dan itu menjadi teladan bagi warga kaum muda dan khususnya juga contoh bagi para ketua RT dalam wilayah kota Kupang. Mama semangat tapi ingat jaga kondisi juga untuk tetap sehat ee. Salut kami pada mama!," tulis akun tersebut.

Kepedulian Maghdalena Rihi sebagai pejabat setempat menuai komentar dari netizen.
Banyak netizen yang menyebut Maghdalena Rihi hanya melakukan pencitraan dan sedang mencari simpati masyarakat.
Hal tersebut diutarakan oleh pemilik akun, Reynaldi Lay.
"Pencitraan tuh guyss," tulisnya di kolom komentar.
Namun tak sedikit netizen yang memuji kerelaan sang ketua RT yang turun ke jalan dan memebersihkan sendiri parit yang dipenuhi sampah tersebut.
"Keren. Respect buat oma Ket RT 07 Nunhila," tulis akun Jonathan Wellmau
"WANITA HEBAT.... jangan ada yg bilang pencitraan o.. te ini bukan calon pimpinan daerah. terima kasih mama su ajar kami dengan contoh kerja / aksi nyata," puji Adeliaaze Joygiftel
"Itu hal biasa saja sebab memang pemimpin itu harus menjadi contoh dalam bekerja, yang luar biasa itu ketika malas-malasan, ketika bekerja tak sebagai mana mestinya," Chaser Chaser Agustinus
Salah satu akun yang pernah melintasi Pahlawan, Nunhila pun menceritakan pengalaman buruknya saat melintasi jalan tersebut.
Pemilik akun Mma Khaina Nomleni mengaku pernah melintasi jalan tersebut dan nyaris terjatuh karena sampah yang memenuhi jalan.
"Smgt oma smga sbtr b lewat sde jatu lai (semangat Oma. Semoga ketika saya lewat jalan itu lagi tidak akan jatuh)", tulisnya.