Curi Sapi di Maumere Bawa ke Larantuka

Modus pencurian sapi di Kabupaten Sikka ternyata seperti ini. Hasil jarahan justru dijual ke tempat ini

Curi Sapi di Maumere Bawa ke Larantuka
Istimewah
Pelaku pencurian sapi ditahan o Polsek Alok,di Kota Maumere, Pulau Flores, Sabtu (13/1/2018) 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Eginius Mo'a

POS-KUPANG.COM | MAUMERE - Berhati-hatilah masyarakat di Kabupaten Sikka, Pulau Flores yang memiliki ternak sapi. Komplotan pencurian sapi yang beroperasi di Kabupaten Sikka yang diduga punya jaringan pencurian sapi membawa hasil jarahanya ke wilayah Kabupaten Flores Timur.

Kawanan pelaku yang berprofesi sebagai pedagang sapi mencuri sapi milik warga Sikka dari dua lokasi yang berbeda pada Jumat (12/1/2018) malam.

Dua ekor sapi milik Ahmad Juri (46) ditambatkan di kompleks rumah Karangtina Hewan, Kelurahan Kota Uneng, Kecamatan Alok, Kota Maumere dan seekor lagi sapi bunting milik Agustinus Andi (46) ditambatkan di kebun di Dusun Brai, Desa Watugong, Kecamatan Alok Timur dicuri oleh komplotan Polikarpus Yusuf Jumadi (34).

"Pencurian sapi terungkap setelah kedua korban mendapat informasi ada mobil pikap angkut sapi menuju ke Kota Larantuka, Kabupaten Flores. Mereka mengejar dan menemukan pikap dengan muatan sapi di Kampung Boganatar, Kecamatan Talibura, wilayah perbatasan Kabupaten Sikka dan Flores Timur," kata Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Alok, Iptu Mesak Hetharie, S.H, mewakili Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Sikka, AKBP I Made Kusuma Jaya, S.H, S.IK, dikonfirmasi pos-kupang.com, Senin (15/1/2018) di Maumere.

Polikarpus, warga Desa Wairterang, Kecamatan Waigete, Kabupaten Sikka, kata Mesakh, punya profesi sampingan sebagai pedagang ternak.

Menurut Mesakh, tidak menutup kemungkinan pelaku telah lama menjalankan operasi, namun aksinya baru ketahuan saat ini.

Mesakh menjelaskan, sapi milik Ahmad ditambatkan di Karantina Hewan, akan disembelih hilang sekitar pukul 01.15 Wita, Jumat dini hari (12/1/2018).

Sapi tersebut diangkut pikap warna hitam nomor polisi B 3938 KAM dibawah menuju Waigete.

"Hari Jumat pagi, korban dapat informasi ada mobil pikap angkut sapi menuju Larantuka. Ia mengejarnya dan mendapati mobil pikap hitam EB 8121 BH muat sapi di Boganatar, Kecamatan Talibura. Mobil dikemudikan tersangka ditemani seorang rekannya," kata Mesakh.

Pencurian sapi betina bunting milik Andi ditambatkan di kebun Desa Watugong berlangsung sekitar pukul 02.20 Wita.

Menggunakan kendaaran yang sama, Polikarpus Cs menggarap sapi di kebun di Desa Watugong membawanya menuju Waigete dan seterusnya ke Larantuka.

"Korban bersama temannya mengejar dan menemukan di Boganatar. Kendaraan ini berjalan menuju Larantuka. Kedua korban membuat laporan polisi ke Polsek Alok," ujar Mesakh. (*)

Penulis: Eugenius Moa
Editor: Marsel Ali
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved