Pilkada Nagekeo

Pasangan Paul-Seli Diantar Pasukan Berkuda, KPU: Berkas Pendaftaran Lengkap

Ke depan semua pembangunan di Nagekeo akan menggunakan standar pelayanan minimum

Pasangan Paul-Seli Diantar Pasukan Berkuda, KPU: Berkas Pendaftaran Lengkap
POS KUPANG/ADIANA AHMAD
Pasangan Paul - Seli menyerahkan dokumen pendaftaran ke KPUD Nagekeo. 

Laporan Wartawan Pos-Kupang.com, Adiana Ahmad

POS-KUPANG.COM | MBAY - Pasangan Paulinus Yohanes Nuwa Veto dan Marselinus Ajo Bupu diantar 'pasukan' berkuda dan ribuan massa pendukung saat mendaftar di KPU Nagekeo.

Pada pendaftaran hari terakhir, Rabu (10/1/2018), pasangan yang mengusung nama paket PAS ini langsung diterima KPU Kabipaten Nagekeo. Paul dan Seli pun langsung terbang ke Kupang pada hari ini, Kamis (11/1/2018) untuk mengikuti test kesehatan.

Sebelum ke KPUD Nagekeo, Paul dan Seli bersama ribuan pendukung berkumpul di Lapangan Berdikari dan melakukan deklarasi bersama partai pendukung, PDI Perjuangan dan Nasdem.

Paul dalam orasi politiknya, mengatakan, dirinya dan Seli sempat ragu apakah masih ada yang mencintai mereka di tengah fitnah yang disebarkan oknum-oknum tertentu untuk membunuh karakternya.

"Sebagai manusia pasti sakit, sebagai politisi simpan di hati. Sebagai orang beriman, saya serahkan pada Tuhan. Saya akui, selama lima tahun ada yang gagal, ada yang sakit hati saya mohon maaf. Apalagi sebagai wakil bupati, tidak mempunyai kewenangan untuk membuat kebijakan," kata Paul.

Pasangan Paul-Seli diantar pasukan berkuda saat mendaftar ke KPU Nagekeo, Rabu (10/1/2018).
Pasangan Paul-Seli diantar pasukan berkuda saat mendaftar ke KPU Nagekeo, Rabu (10/1/2018). (POS KUPANG/ADIANA AHMAD)

Paul menjelaskan, seorang pemimpin tidak mungkin dikenal kalau tidak membuat kebijakan. Karena itu ia meminta masyarakat Nagekeo memberi kesempatan kepada dirinya dan Seli untuk membuat kebijakan itu.

"Beri kesempatan kepada saya dan Pak Seli untuk menyelesaikan persoalan yang ada di daerah ini. Ketika kami memimpin, tidak ada Selatan, Tengah dan Utara. Semua kita satu orang Nagekeo. Tidak ada perbedaan agama , ras, suku. Nagekeo itu ramah untuk semua orang," demikian Paul.

Paul mengatakan, ke depan semua pembangunan di Nagekeo akan menggunakan standar pelayanan minimum (SPM).

Seli juga demikian. Seli mengatakan, rela melepas jabatan sebagai Ketua DPRD Nagekeo karena ingin membangun Nagekeo lebih cepat. "DPRD mempunyai kewenangan terbatas karena kebijakan ada di bupati dan wakil bupati," kata Seli.

Sementara Ketua Tim Pemenangan Paul-Seli, Patris Lali Wolo meminta semua pendukungnya untuk bergotong royong, menyampaikan visi misi Paul-Seli tanpa mencederai pihak lain.

"Mari saling menghargai. Perbedaan jangan sampai renggangkan persaudaraan. Semua terbaik. Tapi ada yg paling baik. Kita butuh orang muda sehingga bergerak cepat, tepat ,tuntas, itu pas. Bicara pas dimana-mana. Tidak hanya cepat, tepat,tuntas harus tegas dan berani," kata Patris. (*)

Penulis: Adiana Ahmad
Editor: Agustinus Sape
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved