Dr. Candida Bagikan 10 Tips Turunkan Risiko Stroke
Apabila Anda memiliki diabetes, gangguan jantung atau riwayat stroke, segera tanyakan kepada dokter mengenai faktor risiko
Penulis: Eugenius Moa | Editor: Agustinus Sape
Laporan Wartawan Pos Kupang.com, Eginius Mo’a
POS.KUPANG.COM | MAUMERE - Spesialis Saraf/Neurologist dari RSUD Maumere, dr. Candida Isabel Lopes Sam, Sp.S, mengatakan 90% kasus stroke berhubungan dengan 10 faktor risiko utama.
Apabila Anda memiliki diabetes, gangguan jantung atau riwayat stroke, segera tanyakan kepada dokter mengenai faktor risiko anda dan bagaimana mencegahnya.
Dr. Candida membagikan tips yang dapat dilakukan untuk menurunkan risiko stroke.
1. Kontrol tekanan darah. Hipertensi berhubungan hampir lebih dari setengah kejadian stroke.
Periksakan tekanan darah Anda rutin dan turunkan dengan mengubah gaya hidup dan meminum obat antihipertensi untuk menurunkan risiko stroke.
2. Latihan jasmani menengah 5 kali seminggu.
Lebih dari sepertiga kasus stroke terjadi pada mereka yang tidak rutin berolahraga. Latihan jasmani derajat menengah lima kali seminggu dapat menurunkan risiko stroke Anda.
3. Konsumsi diet sehat dan berimbang.
Hampir seperempat kasus stroke berkaitan dengan pola diet yang tidak sehat, terutama konsumsi sayur dan buah yang sedikit.
Setidaknya, asupan sayur dan buah yang disarankan sebanyak lima mangkuk/hari untuk menurunkan risiko stroke.
4. Menurunkan kolesterol. Sekitar 1 dari 4 kasus stroke berkaitan dengan kadar kolesterol “jahat” atau LDL yang tinggi.
Konsumsi lemak tidak tersaturasi dan tidak terhidrogenasi dibandingkan lemak tersaturasi (digoreng, jerroan) dapat menurunkan risiko stroke Anda.
Jika kadar kolesterol tidak turun hanya dengan pengubahan diet, komunikasikan dengan dokter tentang obat antikolesterol.
5. Pertahankan IMT atau rasio pinggang/panggul sehat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/dr-candida-isabel-lopes-sam_20171031_015035.jpg)