Tahanan Tewas Di Rutan

Korban Diketahui Sempat Menyerang Petugas Rutan

Ini penjelasan dari pihak kepolisian tentang korban meninggal akibat dianiaya sesama tahanan

Korban Diketahui Sempat Menyerang Petugas Rutan
Kompas.com
Ilustrasi Jenasah 

Laporan Reporter Pos Kupang.com, Eflin Rote

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Penyidik Polres Kupang Kota akan memeriksa napi yang berada di Blok C Rutan Kelas II B Kupang terkait tewasnya Mikael Manoh, tahanan titipan dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Oelamasi.

Kapolres Kupang Kota, AKBP Anthon CN melalui Kasat Reskrim AKP Alnofriwan Zaputra mengatakan korban tewas akibat dianiaya oleh napi lain di Blok C.

"Menurut keterangan petugas Rutan, korban ditempatkan di ruang isolasi untuk adaptasi dengan napi lain. Tapi yang bersangkutan dikenal suka membuat gaduh," ujar Alnof, Rabu (4/10/2017) di Kupang.

Korban dititip di Rutan Kupang sejak Minggu (1/10/2017).

Petugas Rutan mengaku, sebelum meninggal, korban merusak pintu ruang isolasi kemudian menyerang petugas Rutan yang diketahui bernama Jimmy Meda.

"Menurut keterangan petugas Rutan, korban menyerang petugas menggunakan balok dari pintu ruang isolasi yang ia rusak.

Ketika korban hendak memukul, petugas spontan menahannya menggunakan tangan sehingga tangan dari petugas rutan mengalami lecet," tambah Alnof.

Melihat petugas Rutan diserang, napi yang berada di Blok C pun langsung mengeroyok Mikael.

Mikael pun meninggal dalam perjalanan dari Rutan menuju Rumah Sakit Bhayangkara Drs Titus Uly Kupang. (*)

Penulis: Eflin Rote
Editor: Marsel Ali
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved