Menristekdikti Copot Rektor Universitas Negeri Jakarta, Diduga Karena Masalah Ini
Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Mohamad Nasir resmi memberhentikan Rektor Universitas Negeri Jakarta
Kuasa hukum UNJ, Abdul Rahman Hasibuan lantas melaporkan sejumlah dosen ke polisi karena tuduhan tersebut.
Hingga saat ini, sedikitnya ada 30 dosen yang sudah dipanggil Bareskrim Polres Jakarta Timur sebagai saksi dugaan pencemaran nama baik dan fitnah terhadap Rektor Djaali.
Djaali sendiri sudah membantah kabar tentang nepotisme. Dia membantah mengangkat anaknya sendiri untuk menduduki jabatan sebagai Koordinator Kepala Pusat Studi Wanita dan Perlindungan Anak UNJ.
Padahal, kata dia, anaknya itu diangkat oleh rektor sebelumnya sekitar awal 2014. Adapun Djaali baru menduduki jabatan rektor sekitar pertengahan 2014.
Dalam penyelidikan kasus tersebut, polisi memanggil sejumlah pihak, termasuk dosen-dosen dari UNJ. Djaali mengatakan, dosen yang paling banyak diperiksa berasal dari Fakultas Ilmu Sosial (FIS). Djaali membantah bahwa dia melaporkan para dosen tersebut ke pihak berwajib.
"Bukan melaporkan dosen, tapi saya menyampaikan ada dugaan fitnah yang terjadi terhadap saya. Kenapa banyak dosen FIS (yang diperiksa) saya tidak tahu. Waktu diperiksa si A, dia nunjuk B dan ternyata berputar-putar di satu fakultas saja," ujar Djaali.
Pada Rabu (24/5/2017) lalu, Aliansi Dosen UNJ bersama sejumlah mahasiswa menggelar aksi di kawasan Kampus UNJ terkait adanya sejumlah dosen yang diduga dilaporkan ke polisi terkait pencemaran nama baik Rektor UNJ. (*)