Anggota Brimob Tembak Warga

Peluru Yang Bersarang di Kaki Kiri Hilarius Berhasil Dikeluarkan

Ini yang diakui Hilarius setelah peluru yang bersarang di kaki kirinya berhasil dioperasi tim dokter

Peluru Yang Bersarang di Kaki Kiri Hilarius Berhasil Dikeluarkan
pos kupang
Hilarius Woso (48), korban penembakan oknum anggota Brimob dirawat di RSUD Ruteng, Sabtu (23/9/2017). 

Laporan Wartawan Pos Kupang.com, Aris Ninu

POS KUPANG.COM, RUTENG - Peluru yang bersarang di kaki kiri Hilarius Woso yang ditembak Bripka HD, oknum anggota Brimob Ruteng, Sabtu (23/9/2017) dini hari di jalan trans Flores tepatnya di Tango, Kelurahan Kota Ndora, Kecamatan Borong, Kabupaten Matim sudah dikeluarkan.

Peluru itu yang dikeluarkan utuh usai Hilarius menjalani operasi di RSUD Ruteng, Sabtu (23/9/2017) siang.

Tim yang melakukan operasi terdiri dari dua dokter,dua perawat dan satu petugas pencatat.

Hilarius yang ditemui di ruangan Dahlia RSUD Ruteng, Minggu (24/9/2017) siang mengaku kondisinya masih lemah usai operasi.

Hilarius menuturkan, kaki kirinya mulai tidak sakit setelah dioperasi. Sebelumnya Hilarius merasa nyeri di kaki kiri.

"Sudah operasi dan peluru utuh. Saya masih merasa lemah habis operasi," kata Hilarius.

Siang itu, Hilarius didampingi Katarina Yitu, kakak kandungnya.

Ia tampak pucat dan bicara pelan-pelan. Katarina dan dua anggota keluarga Hilarius mengaku lega karena operasi berhasil mengeluarkan peluru di kaki kiri korban.

Ia menambahkan, peluru yang bersarang di kaki kirinya sempat mengenai aspal lalu mental mengenai kaki kirinya.

"Peluru sempat kena aspal baru kena kaki kiri saya. Begitu kena kaki kiri saya langsung jatuh ke aspal. Setelah saya jatuh pelaku langsung kabur. Saya lalu dibawa ke puskesmas. Saya dari Aimere dengan ipar saya bernama Agus Wila. Saya lari pelan saja tidak terlalu kencang," ujar Hilarius. (*)

Penulis: Aris Ninu
Editor: Marsel Ali
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved