Breaking News
Kamis, 30 April 2026

Hadiri Pelatihan Program Malaria, Dokter Ari Bicara Soal Malaria di NTT

Ini kata dr Ari terkait dengan soal malaria di NTT dan perkembangannya saat ini di tingkat nasional

Tayang:
Penulis: Andri Atagoran | Editor: Marsel Ali
Pos Kupang/Andri Atagoran
dr. Yohanes Ari Hermawan 

Laporan Reporter Pos Kupang, Andri Atagoran

POS KUPANG.COM.COM, KUPANG - Pelatihan program malaria untuk staf SR dan SSS dan oleh Persatuan Karya Dharma Kesehatan Indonesia (Perdhaki) untuk kawasan Timur Indonesia di Hotel Aston Kupang telah dimulai sejak Senin, (18/9/2017).

Para peserta tampak serius mengikuti materi pelatihan, dua diantaranya terkait gambaran program malaria Perdhaki selama 3 tahun ke depan dan indentifikasi kendala yang dihadapi dalam pekaksanaan program.

Project Manager PR Malaria Perdhaki, dr Yohanes Ari Hermawan, saat ditemui di Kupang, Kamis (21/9/2017) mengatakan, 80 % kontributor angka kesakitan malaria di Indonesia adalah wilayah Indonesia bagian timur, satu diantaranya adalah propinsi NTT.

"Terdapat 5 Provinsi yang berkontribusi cukup tinggi terhadap angka kesakitan malaria secara nasional, yaitu Papua, Papua Barat, NTT, Maluku dan Maluku Utara. Papua dan Papua barat berkontribusi 73% dari angka kesakitan malaria secara nasional," ujarnya.

Perhitungan ini, lanjut dr Ari, berdasarkan jumlah kasus per 1000 penduduk atau Angka kesakitan Malaria per tahun atau Annual Parasite Incidence (API).

"Sebenarnya tingkat angka kesakitan malaria di NTT terus menurun setiap tahun sejak 2011. Ini juga terwujud karena program pemerintah dan Perdhaki bisa diterima dengan baik di masyatakat," ujar dr Ari. (*)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved