Berita Timor Rote Sabu
Coach Internasional Latih Guru Olahraga, Bupati Willy: Belu Rebut Juara El Tari Cup 2019
coach internasional ternyata telah menggugah serta membangun optimisme seorang Bupati Belu Willy Lay.
Penulis: Fredrikus Royanto Bau | Editor: Rosalina Woso
Laporan Wartawan Pos-Kupang, Edy Bau
POS-KUPANG.COM, ATAMBUA--Kehadiran sekolah sepak bola (SSB) Bintang Timur Atambua yang didirikan oleh Farry Francis serta adanya kegiatan coaching clinic dengan menghadirkan coach-coach internasional ternyata telah menggugah serta membangun optimisme seorang Bupati Belu Willy Lay.
Optimisme tersebut adalah adanya harapan untuk sepak bola dari negeri perbatasan RI-RDTL semakin baik. Bupati Willy malah memiliki impian agar kelak Belu bisa mengikuti ternamen bergengsi level liga I dan bisa merebut piala Liga Eltari Cup pada tahun 2019 mendatang.
"Mimpi saya, suatu saat kita ada di liga I. Dan tahun 2019, kita ambil piala dari Ende. Walaupun Malaka tuan rumah tapi piala kita yang ambil," katanya saat membuka cara coaching clinic di Aula SSB Bintang Timur Atambua, Senin (18/9/2017).
Untuk menggapai impian itu, Bupati Willy mengatakan harus memperbanyak kompetesi dan even-even sepak bola mulai dari tingkat desa, kecamatan dan kabupaten.
"Saya dorong untuk liga pelajar dalam waktu dekat, antar klub juga dalma waktu dekat. Terimakasih untuk DPRD yang sudah mengesahkan anggaran untuk itu," ujarnya.
Dikatakannya, mulai tahun 2018 akan ada banyak even sepak bola sehingga di tahun 2019, Belu sudah memiliki banyak pemain berkualitas yang bisa bersaing di tingkat nasional.
Kepada para guru olahraga yang menjadi peserta coaching clinic ini, Bupati Willy berpesan agar mengikuti secara serius agar bisa membagikan kepada anak didik di sekolah maupun di klub-klub.
"Setelah ikut coaching klinik ini, pulang persiapkan supaya ada tim. Kita akan berkomptesisi selama satu tahun. Hari sabtu dan minggu kita bermain dari desa ke desa, kecamatan e kecamatan," tukasnya.
Untuk diketahui, sebanyak 75 guru olahraga dari Kabupaten Belu, Malaka, Ngada, Kupang dan Timor Leste mengikuti coaching clinic atau pelatihan langsung dari coach internasional yakni Amerika Serikat dan India terhitung Senin (18/9/2017) sampai Kamis (22/9/2017).
Adapun dua coach internasional yang hadir dan bakal memberikan pelatihan kepada para guru antara lain, Coach Emily Lynn Kruger (USA) dan Coach Tejas Ramakhrisna dari India, juga Coach Alma Kosat yang juga bertindak sebagai penerjemah. (*)