Berita Timor Rote Sabu

Ini Alasanya, Tahun 2017 kasus kekerasan di TTS Menurun

Robinson Liunokas mengungkapkan alasan kenapa tahun 2017 ini jumlah kasus kekerasan di TTS menurun

Penulis: omdsmy_novemy_leo | Editor: Rosalina Woso
PK/VEL
Robinson Liunokas 

Laporan wartawan Pos Kupang.com, novemy leo

POS-KUPANG.COM, SOE - Sekretaris Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) TT, Robinson Liunokas mengungkapkan alasan kenapa tahun 2017 ini jumlah kasus kekerasan di TTS menurun dibandingkan tahun 2016 lalu.

Robinson mengatakan, penurunan kasus kekerasan yang ditangani DP3A TTS ini karena berbagai factor.

Saat ini sudah ada kerjasama lintas sektor dan lintas lembaga yang ada ditingkat kabupaten dan kecamatan, desa juga terbentuknya komisi perlindungan anak di sejumlah kecamatan dan desa.

Hal ini sudah melalui beberapa sosialisasi di masyarakat. "Karenanya masyarakat bisa mengakses lembaga dimaksud," kata Robinson, Sabtu (9/9/2017).

Alasan lain, kata Robinson, mungkin kesadaran masyarakat sudah mulai meningkat untuk tidak melakukan tindakan kekerasan. Hal lain, tambah Robinson, kantor DP3A TTS berada di tempat baru yang belum diketahui oleh masyarakat. Karena selama ini bergabung di kantor Pemkab TTS dan kini sendiri.

"Kami baru enam bulan menempati kantor ini yang berada di depan kantor Kejari TTS sehingga mungki belum diketahui masyarakat," kata Robinson. (*)

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved