SPDP Tersangka Human Trafficking di Timor Tengah Utara Sudah Diterima Jaksa

Menurut Jatikusuma, jaksa sudah menerima SPDP kasus human trafficking dengan nama tersangka Anita Lusia Pandie.

SPDP Tersangka Human Trafficking di Timor Tengah Utara Sudah Diterima Jaksa
POS KUPANG/TENI JENAHAS
Kasi Pidum Kejari TTU, Ngurah Gede Bagus Jatikusuma, S.H 

Laporan Wartawan Pos-Kupang.com, Teni Jenahas

POS-KUPANG.COM, KEFAMENANU - Setelah ditetapkan sebagai tersangka, Penyidik Polres TTU menerbitkan Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) terhadap tersangka human trafficking, Anita Lusia Pandie.

SPDP tersangka sudah diterima Jaksa Penuntut Umum (JPU) pekan lalu.

Kepala Kejaksaan Negeri TTU, Taufik, S.H melalui Kasi Pidum, Ngurah Gede Bagus Jatikusuma, S.H mengatakan hal itu saat dikonfirmasi Pos Kupang, Kamis (7/9/2017).

Menurut Jatikusuma, jaksa sudah menerima SPDP kasus human trafficking dengan nama tersangka Anita Lusia Pandie.

Ia mengatakan, kasus human trafficking menjadi kasus atensi di Kejari TTU.

Ada sejumlah terdakwa yang sudah dipidanakan, sedangkan yang lain masih proses persidangan.

Diberitakan Pos Kupang, penyidik Polres TTU menetapkan Anita Lusia Pandie sebagai tersangka kasus human trafficking.

Anita ditetapkan sebagai tersangka karena membantu memberangkatkan dua calon tenaga kerja wanita menuju Kupang pada tanggal 19 Agustus 2017.

Anita adalah mantan staf PT Malindo Mitra Perkasa yang merekrut tenaga kerja wanita untuk dikirim ke luar daerah. Namun baru sampai di persimpangan Rutan Kefamenanu, polisi langsung membekuknya.

Hal itu dikatakan Kapolres TTU, AKBP Rishian Krisna Budhiaswanto, SH., S.I.K, M.H yang dikonfirmasi melalui Kasat Reskrim, Iptu Nyoman Gede Arya, S.IK. (*)

Penulis: Teni Jenahas
Editor: Agustinus Sape
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved