Berita Kota

PAUD Madre Arcuccu Diresmikan

Peresmian yang ditandai dengan penandatanganan prasasti ini diawali dengan Misa Syukur

Penulis: Yeni Rachmawati | Editor: Rosalina Woso
POS KUPANG/YENI RAHMAWATI TOHRI
Walikota Kupang, yang diwakilkan Asisten Administrasi dan Pembangunan Kota Kupang, Djama Mila Meha, didampingi Pimpinam PAUD, Imelda dan Ketua Panitia Kunibertus menggunting pita, Jumat (25/8/2017). 

Laporan Wartawan Pos-Kupang.com, Yeni Rachmawati

POS-KUPANG. COM, KUPANG -- PAUD Madre Arcucci Susteran Roh Kudus Liliba diresmikan oleh Walikota Kupang, yang diwakilkan Asisten Administrasi dan Pembangunan Kota Kupang, Djama Mila Meha.

Peresmian yang ditandai dengan penandatanganan prasasti ini diawali dengan Misa Syukur, Pemberkatan yang dipimpin oleh Romo Vikjen Keuskupan Agung Kupang.

Ketua Panitia, Kunibertus Ganti Gai bersyukur karena segala rencana bisa berlangsung dengan baik.

Ia mengucapkan terima kasih kepada Romo Vikjen, Lurah Liliba, Asisten Administrasi dan Pembangunan kota Kupang, Umat Wilayah V dan Orangtua dari anak-anak yang dititipkan.

"Semoga romo menjadi spirit baru untuk terus bersama dengan para suster untuk membangun PAUD," tuturnya, Jumat (25/8/2017).

Kehadiran pak Djama, katanya sebagai semangat baru bagi para pengelola PAUD sehingga dari hari ke hari terus berjuang karena PAUD ada di dalam wilayah pemkot.

Ia berharap Pemerintah Kota akan senantiasa memberi perhatian kepada sekolah ini.

Peresmian dan Pemberkatan PAUD Madre Arcucci dikelola oleh para suster CSHS.

Pimpinan PAUD Madre Arcucci suster Imelda Usnaat CSHS, mewakili kongregasi suster-suster Roh Kudus mengatakan sungguh merasa kuat kuasa Allah kepada para suster CSHS yang dalam jatuh dan bangun, kuasa Roh Kudus masih menaungi para suster sampai saat ini dan senantiasa menyertai langkah ke depan.

"Kami menyadari untuk sampai pasa malam syukur atas peresmian gedung sekolah ini, kami telah melewati berbagai tantangan yang menuntut kesabaran dan kesetiaan dalam iman. Kami memulai ini dari nol dimulai dengan menerima satu dua anak yang dipercayakan orangtua kepada bimbingan dan pengawasan kami, " tutur Suster Usnaat.

Ia menerima kritik dan saran untuk pembangun gedung PAUD ini, serta mencoba antara ragu-ragu dan nekad.

"Sudah basah ya mandi sekalian saja. Saya dengan perlahan memupuk rasa percaya dan tekad yang bulat bahwa misi ini harus bisa berjalan meski harus berlarian di antara airmata dan keringat," tutur sambil meneteskan airmata.

Suster melihat bahwa kesibukan orangtua di sini cukup tinggi, mereka harus bergegas ke kantor dan juga mengantar anak ke sekolah atau menitipkan anak-anak mereka di TPA yang jauh.

Sehingga munculnya inisiatif untuk memulai karya bergelut dengan dunia pendidikan anak usia dini.

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved