Rabu, 29 April 2026

Uskup Bogor Undur Diri

Mgr. Paskalis Bruno Syukur Berpesan Agar Umat Tetap Setia pada Gereja

Menurut Uskup Paskalis, jabatan dan gelar baginya hanyalah titipan yang bersifat sementara.

Editor: Dion DB Putra
DOK KEUSKUPAN BOGOR
Mgr. Paskalis Bruno Syukur, OFM 

Ringkasan Berita:
  • Mgr. Paskalis Bruno Syukur berpesan kepada seluruh umat Katolik agar tetaplah setia pada Gereja.
  • Uskup kelahiran Ranggu, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur pada 7 Mei 1962 itu mengumumkan pengunduran dirinya dalam ibadat Senin sore 19 Januari 2026 di lantai 4 gedung Pusat Pastoral Keuskupan Bogor.
  •  Paskalis Bruno Syukur OFM mengatakan keputusannya untuk mengundurkan diri dari posisi Uskup Bogor telah disetujui pemimpin Takhta Suci.

 

POS-KUPANG.COM, BOGOR - Mgr. Paskalis Bruno Syukur berpesan kepada seluruh umat Katolik agar tetaplah setia pada Gereja. 

“Bukan pada sosok manusia, tetapi pada Kristus Sang Kepala,” kata Mgr. Paskalis saat mengumumkan keputusannya untuk mengundurkan diri dari jabatan sebagai Uskup Bogor, Senin 19 Januari 2026.

Uskup kelahiran Ranggu,  Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur pada 7 Mei 1962 itu mengumumkan pengunduran dirinya dalam ibadat sore di lantai 4 gedung Pusat Pastoral Keuskupan Bogor. Puluhan imam hadir pasa saat itu.

Monsinyur Paskalis Bruno Syukur OFM mengatakan keputusannya untuk mengundurkan diri dari posisi Uskup Bogor telah disetujui pemimpin Takhta Suci.

Baca juga: BREAKING NEWS: Uskup Bogor Mgr Paskalis Bruno Syukur Undur Diri

Dalam pernyataan yang disebarluaskan melalui kanal YouTube dan Facebook, Uskup Paskalis Bruno Syukur menjelaskan, pengunduran dirinya ini telah melewati berbagai pertimbangan. Keputusan diambil dengan jiwa yang penuh syukur. 

“Gereja adalah milik Kristus, dan kita semua hanyalah hamba yang mencoba melakukan tugas kita. Pengunduran diri saya, yang telah diterima oleh Bapa Suci, saya maknai sebagai sebuah pengalaman mistik yang luar biasa,” ujarnya.

Monsinyur Paskalis berbagi beberapa refleksinya atas permasalahan yang beberapa waktu lalu, dikaitkan kepadanya sebagai pribadi maupun sebagai uskup Keuskupan Bogor.

Dikatakannya, Bapa Suci telah mengirimkan Visitator Apostolik untuk mendalami dugaan-dugaan kepada Keuskupan Bogor. Hasilnya berakhir positif, yang berarti bahwa dugaan negatif tersebut tidaklah benar.

Uskup Paskalis, yang Senin sore itu mengenakan jubah ordo Fransiskan, berkata, “Mengenai pengunduran diri saya sebagai uskup, memang ada tekanan dan situasi sulit yang melingkupi. Namun, saya memilih untuk tidak melihatnya sebagai kekalahan manusiawi dan duniawi. Bukan mundur karena bersalah, tapi karena saya mengasihi persatuan Gereja.” 

Uskup Purwokerto, Mgr. Christophorus Tri Harsono, yang ditunjuk Paus Leo XIV sebagai Administrator Apostolik bagi Keuskupan Bogor, juga  hadir pada ibadat tersebut.

Menurut Uskup Paskalis, jabatan dan gelar baginya hanyalah titipan yang bersifat sementara. Monsinyur Paskalis teringat akan momen suci dalam hidup Santo Fransiskus Assisi. 

“Ia (Santo Fransiskus Assisi) dengan penuh keberanian menanggalkan jubah dunianya untuk melepaskan segala keterikatan duniawi, demi hanya memiliki Allah sebagai Bapanya,” kata Uskup  Paskalis.

Kini dia  melakukan hal yang sama. Ia menanggalkan jubah jabatannya bukan dengan rasa kehilangan, melainkan dengan kemerdekaan batin. 

Mgr. Paskalis Bruno Syukur diangkat sebagai Uskup Bogor pada  21 November 2013. 

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved