Kurangi Kemacetan Pemerintah Larang Penggunaan Sepeda Motor

menyetujui rencana larangan penggunaan sepeda motor pada 2030 sebagai upaya mengurangi kemacetan lalu lintas dan polusi udara

Kurangi Kemacetan Pemerintah Larang Penggunaan Sepeda Motor
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Sejumlah pedagang kaki lima (PKL) berjualan di trotoar Jalan Jati Baru, kawasan Tanah Abang, Jakarta, Kamis (11/5/2017). Keberadaan pedagang yang berjualan di trotoar menganggu akses pejalan kaki dan kendaraan yang melintas di kawasan tersebut yang menyebabkan kemacetan. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

POS KUPANG.COM - - Pemerintah Hanoi, Vietnam, menyetujui rencana larangan penggunaan sepeda motor pada 2030 sebagai upaya mengurangi kemacetan lalu lintas dan polusi udara, kata Komite Rakyat kota tersebut melalui lama resminya.

Pihak berwenang pertama kali mempertimbangkan pelarangan melintas bagi sepeda motor di wilayah ibu kota Vietnam itu pada tahun lalu, karena khawatir jalan-jalan akan dikuasai saat populasi kian meningkat, sementara pembelian mobil oleh kelas menengah jumlahnya juga menembus rekor.

Dalam skema tersebut, pemerintah kota secara bertahap akan membatasi sepeda motor di daerah-daerah tertentu, kata komite tersebut dalam sebuah pernyataan.

Namun, ada juga kekhawatiran atas kelayakan rencana tersebut.

Para penunggang sepeda motor mengatakan tidak mungkin melarang orang menggunakan moda transportasi itu, terutama karena angkutan umum kota yang buruk.

Pertumbuhan ekonomi Vietnam yang pesat telah membuat pendapatan rumah tangga meningkat empat kali lipat sejak awal abad ini.

Satu dari dua orang warganya yang berjumlah 90 juta, memiliki sepeda motor, dan penjualan mobil naik 30 persen pada tahun 2016.

Hanoi diperkirakan memiliki enam juta sepeda motor di jalannya dalam tiga tahun ke depan, menurut pemerintah kota, demikian Reuters. *)

Editor: Ferry Ndoen
Sumber:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved