Selasa, 14 April 2026

Kisah Khatib Salat Id yang Menyebut Nama Ahok Lalu Jemaah Bubarkan Diri

Namun sayang, ibadah sunah berjamaah itu justru tercoreng dengan satu peristiwa tak biasa. Jemaah mendadak meninggalkan area tersebut.

Editor: Agustinus Sape
capture video
Kejaksaan agung belum bisa mengeksekusi Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok ke lembaga pemasyarakatan. Hingga saat ini, kejaksaan belum menerima salinan putusan dari Pengadilan Negeri Jakarta Utara. 

POS KUPANG. COM - Minggu (25/6/2017) merupakan Hari Raya Idul Fitri 1438 H.

Pada momen tersebut, umat muslim berbondong-bondong melakukan ibadah sunah salat id.

Pemandangan yang sama juga terlihat di Alun-alun Wonosari, Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Puluhan hingga ratusan orang tampak memadati area tersebut pada Minggu pagi.

Namun sayang, ibadah sunah berjamaah itu justru tercoreng dengan satu peristiwa tak biasa.

Salat Id di Alun-alun Wonosari, DIY
Salat Id di Alun-alun Wonosari, DIY (tribunjogja/pradito rida pertana)

Pasalnya, jemaah Salat Id mendadak berbondong-bondong meninggalkan area tersebut.

Padahal, di saat yang bersamaan, saat khatib masih memberikan ceramah.

Rupanya, para jamaah ini menilai khotbah yang disampaikan tak sesuai dengan tema lebaran.

Seperti dikutip dari Tribunnews.com, sang penceramah menyampaikan pidato soal penistaan agama serta kriminalisasi ulama.

Ia bahkan menyebut kasus yang menjerat mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Penceramah yang diketahui bernama Ikhsan Nuriansyah Bajuri kemudian menyatakan penista agama tak patut untuk dibela.

Masyarakat kemudian menilai ceramah itu sangat kental dengan hawa politis.

Mereka lantas kecewa dan memilih meninggalkan lokasi salat id sebelum ceramah usai.

Berkaitan dengan hal ini, Ketua PHBI (Panitia Hari Besar Islam) Kota Wonosari, Kabupaten Gunungkidul, Iskanto menyatakan rasa kecewanya.

Ia berpendapat, seorang khatib harusnya bisa mengira-ira hal apa yang akan dijadikannya sebagai materi ceramah.

Sumber: TribunWow.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved