Kalau Tidak Mau Dibakar di Flotim Sebaiknya Menghindar Dari Hal Yang Satu Ini
Ini yang dikatakan pemerintah kabupaten Flores Timur terkait dengan masih maraknya kasus Bom ikan di daerah itu
Penulis: Felix Janggu | Editor: Marsel Ali
Laporan wartawan Pos Kupang, Felix Janggu
POS KUPANG.COM, LARANTUKA - Wakil Bupati Flores Timur Agustinus Payong Boli saat membuka semiloka keanekaragaman hayati di laut Solor Selatan Flotim di Aula Kantor Desa Bubuatamu Selasa (13/6/2017) mengingatkan pengebom ikan yang masih marak di wilayah perairan Flotim.
Agus Boli menegaskan pemerintah akan mengambil tindakan tegas dengan membakar kapal-kapal nelayan yang terbukti di pengadilan telah melakukan pengeboman ikan.
"Kita tangkap orangnya, bakar kapalnya. Ketika ada putusan resmi bersalah dari pengadilan, kita bakar kapalnya," kata Agus Boli di hadapan peserta semiloka hari itu.
Bukan hanya kapal pengebom ikan, kapal-kapal yang menampung ikan-ikan hasil pengeboman juga akan dibakar.
"Jika tidak ambil tindakan tegas, maka tidak jera. Ada juga pengebom ikan ini, nelayan kita sendiri. Kalau tidak mau dibakar, jangan bom," kata Agus Boli.
Semiloka tentang menjaga keanekarahaman hayati perairan Solor Selatan Flotim digelar Yayasan Tanah Ileboleng Flotim bekerja sama dengan DKP sebagai mitranya. (*)