Jalan Gako-Mauponggo di Nagekeo Nyaris Putus
Hujan dengan intensitas yang mengguyur wilayah bagian tengah dan Selatan Nagekeo, Sabtu (21/1/2017) malam menyebabkan badan jalan Gako-Mauponggo turun
Laporan Wartawan Pos Kupang, Adiana Ahmad
POS KUPANG.COM, MBAY -- Hujan dengan intensitas yang mengguyur wilayah bagian tengah dan Selatan Nagekeo, Sabtu (21/1/2017) malam menyebabkan badan jalan Gako-Mauponggo turun sekitar satu meter.
Akibatnya, lalu lintas kendaraan baik penumpang maupun barang dari berbagai daerah ke Mauponggo maupun sebaliknya nyaris lumpuh. Hanya kendaraan roda dua dan kendaraan kecil yang bisa melintasi bisa melintasi jalur tersebut.
Anggota DPRD Nagekeo asal Boawae, Marsianus Seke Beo melalui telepon Minggu (22/1/2017) sore, mengatakan, pada.Sabtu malam, kedalaman longsoran baru mencapai 40 centi meter. Namun pada Minggu sore badan jalan Gako-Mauponggo tepatnya di di bawah Kantor Desa Leguderu, turun lagi hingga kedalan satu meter.
Marsianus mengungkapkan, dengan kondisi jalan yang nyaris putus, warga setempat tidak mengizinkan kendaraan besar dengan muatan berat untuk melintas di jalur itu.
"Lalu lintas barang dan manusia dari dan ke Mauponggo nyaris lumpuh," kata Marsianus.
Anggota DPRD Nagekeo dari Fraksi Gerindra, Silveater Loye mengatakan, ruas Jalan Gako-Mauponggo merupakan jalan Propinsi. Karena itu, Silvester berharap ada perhatian dari Pemerintah Propinsi NTT maupun Pemda Nagekeo agar lalu lintas barang dan jasa dari dan ke Mauponggo kembali normal karena ruas jalan tersebut merupakan satu-satunya akses ke Mauponggo.
Sampai Minggu malam, katanya, belum ada tindakan untuk membuat jalan alternatif bagi para pengguna jalan yang melintas di jalur tersebut. *