Pria Yang Diamankan Di Gereja Kefas Saat Perjamuan Akhir Tahun Mengalami Stress
Berdasarkan pemeriksaan dari psikolog dari Polda NTT terhadap seorang pria yang diamankan oleh jemaat di gereja GMIT Kefas
Penulis: Hermina Pello | Editor: Marsel Ali
Laporan Wartawan Pos Kupang, Hermina Pello
POS KUPANG.COM,KUPANG-- Berdasarkan pemeriksaan dari psikolog dari Polda NTT terhadap seorang pria yang diamankan oleh jemaat di gereja GMIT Kefas Kampung Baru pada saat perjamuan akhir tahun 2016 adalah seorang pria yang mengalami stress.
Kapolda NTT, Brigjen Pol Drs E Widyo Sunaryo yang ditemui usai upacara kenaikan pangkat tamtama bintara dan perwira serta alih golongan dan pns di lapangan upacara Polda NTT, Sabtu (31/12/2016) mengatakan hal tersebut.
"Orang itu adalah orang stres. Hal ini terbukti pada saat pemeriksaan oleh psikolog ternyata apa yang antara pertanyaan dan jawaban tidak sinkron," ujar Kapolda.
Pada tanggal 28 Desember 2016, ada seorang pria yang masuk ke tengah-tengah jemaat pada saat kebaktian perjamuan kudus akhir tahun di GMIT Kefas Kampung Baru dan karena tingkah lakunya yang agak berbeda sehingga pria itu akhirnya diamankan oleh jemaat dan kemudian dibawa ke Brimob untuk diperiksa
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/kapolda_20160622_172615.jpg)