Setelah Merusak, Pemuda ini Bilang SayaMenyesal Pak, Ikut- ikutan Seperti Ini
Dari hasil pemeriksaan para pelaku sudah mengakui semua perbuatannya. diketahui jika para pelaku dendam karena pernah ditawari berkelahi oleh oknum y
Penulis: Dion Kota | Editor: Alfred Dama
Laporan Wartawan Pos Kupang, Dion Kota
POS KUPANG.COM, KUPANG -- Sekitar 10 oknum pemuda melakukan pengrusakkan terhadap asrama Nisro di kelurahan Oesapa, Kamis (26/2/2016) malam. Pengrusakkan tersebut dipicu dendam lama.
Akibat pengrusakkan tersebut kaca jendela kamar kos pecah akibat dilempari para oknum yang diketahui dalam keadaan mabok tersebut.
Karena tidak berhasil menemukan orang yang cari, para pemuda tanggung tersebut lalu membakar kasur milik seorang penghuni asrma.
Aparat Polsek Kelapa Lima yang turun ke lokasi langsung mengamankan dua orang pelaku pengrusakkan, Imanuel Yupu Dara (20) dan Siprianus Nahaat (24). Imanuel mengaku dirinya kesal lantasan seorang anak asrama Nisro bernama Rio menantang dirinya dan teman-temannya untuk berkelahi.
Tersinggung dengan tantangan tersebut, Rio. Dan teman-temannya yang dalam keadaan mabok lalu menyerang asrama Nisro.
" Pak dia (Rio) datang ke asrama kami lalu berlaku su jagoan dengan menantang kami untuk berkelahi. Dia bilang tidak ada yang jago. Makanya kami kesal dan cari dia untuk pukul namun dia berhasil lari. Karena kesal tidak dapat makanya kami lemari asramanya," tutur Imanuel yang baru saja meraih gelar sarjana ini.
Siprianus Naha'at pelaku lainnya mengatakan dirinya hanya diajak untuk pergi ke asrama Nisro untuk mencari Rio. Dirinya mengaku hanya membawa batu dan melempari kaca jendela asrama Nisro. Sedangkan pelaku lainnya yang membawang dan panah, ia mengaku tidak mengetahuinya.
" Usai merusak asrama Nisro kami lalu kabur untuk sembunyikan diri pak. Saya menyesal pak ikut-ikutan seperti ini. Saya punya study jadi terhambat. Padahal saya sudah mau wisuda," ungkap Pria yang saat ini duduk di semester 13 jurusan perikanan di salah satu universitas swasta di Kota Kupang ini.
Kapolsek Kelapa Lima Kompol Samuel Simbolon mengatakan masih memburu 8 pelaku pengrusakkan lainnya. Saat ini, dirinya juga meningkatkan patroli di kawasan Oesapa untuk mengantisipasi bentrok susulan. Ke dua pelaku yang diamankan langsung ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di sel Polsek Kelapa Lima.
" Dari hasil pemeriksaan para pelaku sudah mengakui semua perbuatannya. diketahui jika para pelaku dendam karena pernah ditawari berkelahi oleh oknum yang tinggal di asrama Nisro. Lantasan kesal tidak berhasil mendapatkan oknum asrama Nisro inilah para pelaku langsung melakukan pengrusakkan," ungkap Simbolon.
Simbolon menghimbau kepada seluruh masyarakat Oesapa untuk lebih menahan diri dan tidak terprovokasi dengan isu-isu yang tidak benar. Dirinya juga meminta bantuan para pemilik Kos dan tokoh masyarakat setempat untuk bisa memantau warganya untuk tidak membuat sesuatu tindak kriminal.
" Kami tidak akan segan-segan menindak tegas warga yang bermain hakim sendiri atau berbuat kriminal," Tegas Simbolon.*
Ikuti terus berita-berita terkini dan menarik dari http://pos-kupang.com atau http://kupang.tribunnews.com
Like Facebook www.facebook.com/poskupang
Follow Twitter https://twitter.com/poskupang