Kenali Enam Penyebab Perut Buncit
Perut buncit ternyata memiliki berbagai bentuk dan ukuran, serta tentunya penyebab yang berbeda-beda
POS KUPANG.COM -- Perut buncit ternyata memiliki berbagai bentuk dan ukuran, serta tentunya penyebab yang berbeda-beda. Salah satunya karena gaya hidup sehari hari. Bagaimana tipe perut Anda dan bagaimana cara efektif untuk mengencangkan bentuknya.
1. Buncit alkohol
Bentuk perut ini gendut dan menonjol terutama di bagian depan sampai batas pinggang, sementara bagian bawah dan pinggul tidak terlalu gemuk.
Penyebab bentuk perut seperti ini adalah pesta - yang diisi dengan minum alkohol - serta terlalu banyak makan makanan karbohidrat olahan.
Lemak terbentuk dalam dua bentuk; bisa menambah lapisan lemak subkutan yang berada tepat di bawah kulit atau dapat menambah omentum Anda - lapisan yang lebih dalam dari jaringan lemak di balik otot dinding perut.
Lemak ini ada mulai dari perut ke panggul dan juga dapat menelusup di antara organ-organ dalam di area ini, seperti isi perut, usus dan hati. Lemak visceral ini adalah penyebab utama dari perut gendut karena dapat mendorong keluar dinding perut Anda.
Alasan lemak mengumpul di sini adalah karena sel-sel lemak di daerah ini sangat sensitif terhadap efek insulin.
Ketika gula secara cepat terlepas dari minuman keras, insulin akan memberi tahu tubuh untuk menyimpannya sebagai lemak dalam lapisan yang lebih dalam tersebut, terutama jika lapisan atas subkutan sudah "terpenuhi".
Alkohol juga bersifat menunda pembakaran lemak di dalam tubuh karena organ yang mengatur proses ini - hati - harus secara cepat bekerja untuk menghancurkan racun di dalam minuman keras.
2. Perut kembung
Pada tipe ini, di pagi hari perut datar dan akan mengembang seiring waktu - terutama setelah makan. Meski perut membesar, tapi angka timbangan biasanya tidak berubah.
Satu dari penyebab utamanya adalah angin. Ketika makanan dihancurkan saat berjalan menuju usus, bakteri yang memakan makanan tersebut akan membuat enam hingga delapan liter gas.
Jika bakteri usus mengalami kesulitan menghancurkan makanan tertentu, mereka akan mulai melakukan fermentasi, membuat lebih banyak angin yang akhirnya mendorong dinding perut ke arah luar.
Ahli bedah obesitas, Profesor Basil Ammori mengatakan sembelit dan makan terlalu banyak dalam sekali waktu juga dapat menciptakan efek ini.
"Terlalu banyak makanan di dalam perut dapat memberikan perasaan kembung dan kemudian gas yang berlebihan ini akan menyebabkan lebih kembung dan distensi," katanya.
Menelan terlalu banyak udara, seperti mengunyah permen karet atau minum melalui sedotan, juga dapat menyebabkan kembung.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/kenali-enam-penyebab-perut-buncit_20160111_090713.jpg)