Kamis, 23 April 2026

Membongkar Kehidupan Pelacur Cina di Indonesia

Tertangkapnya beberapa wanita penghibur alias pelacur asal Maroko menjadi daftar panjang Indonesia menjadi tujuan untuk bisnis dunia malam.

Editor: Alfred Dama

Selain itu, Xin pun sangat rutin memeriksakan kesehatan karena khawatir tertular penyakit kelamin termasuk AIDS.

Kata perempuan berumur 20 tahunan ini, untuk tarif kencan Rp1,5 jutaan hanya 3 jam.

Para pelacur Cina beroperasi di diskotek dan sauna S di Jalan Hayamwuruk, M di Gajahmada dan S di Mangga Dua Square. Kemudian, Sauna S di Kelapagading, Diskotek H di kawasan Ancol, Hotel L di Jalan Lodan, Diskotek T, Penjaringan, Diskotek M, Lokasari, Hotel C, Sawahbesar, Diskotek C, Glodok dan Hotel B, Grogol, dan Karaoke M, Tamansari. (Kompasiana/Mas Kusdiono)

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved