Membongkar Kehidupan Pelacur Cina di Indonesia
Tertangkapnya beberapa wanita penghibur alias pelacur asal Maroko menjadi daftar panjang Indonesia menjadi tujuan untuk bisnis dunia malam.
Selain itu, Xin pun sangat rutin memeriksakan kesehatan karena khawatir tertular penyakit kelamin termasuk AIDS.
Kata perempuan berumur 20 tahunan ini, untuk tarif kencan Rp1,5 jutaan hanya 3 jam.
Para pelacur Cina beroperasi di diskotek dan sauna S di Jalan Hayamwuruk, M di Gajahmada dan S di Mangga Dua Square. Kemudian, Sauna S di Kelapagading, Diskotek H di kawasan Ancol, Hotel L di Jalan Lodan, Diskotek T, Penjaringan, Diskotek M, Lokasari, Hotel C, Sawahbesar, Diskotek C, Glodok dan Hotel B, Grogol, dan Karaoke M, Tamansari. (Kompasiana/Mas Kusdiono)