Selasa, 26 Mei 2026

Cuaca Buruk di NTT

Rumah, Kantor Camat dan Puskemas di Reok Teredam Banjir

Hujan lebat sepekan yang lalu menggenangi 42 unit rumah warga Dusun Sengari, Kelurahan Baru, Kecamatan Reok,

Tayang:
Editor: Alfred Dama

Laporan Wartawan Pos Kupang, Eugenius Moa

POS KUPANG.COM, REO -- Hujan lebat sepekan yang lalu   menggenangi 42 unit rumah warga Dusun Sengari, Kelurahan Baru, Kecamatan Reok, Kabupaten  Manggarai, kantor camat, puskemas rawat inap dan  6,1 hektar lahan sawah yang sedang ditanami di Dusun  Wae Manis, Kelurahan Wangkung.

Luapan banjir itu  karena  empat buah  deker di wilayah itu tertutup sampah dan sedimen.  Banjir yang mengalir dari anak sungai Watu Baru merendam lokasi sekitarnya.

Air setinggi satu meter lebih dari permukaan ruas jalan Reo-Pelabuhan Kedindi juga memaksa penduduk yang mendiami 35 rumah di Sengari mengungsi di rumah-rumah tetangga yang selamat dari genangan air tersebut sejak Jumat (17/1/2014).

"Saya sudah puluhan tahun tinggal di  sini (Sengari).  Dari dulu tidak ada banjir seperti ini. Banjir kali ini yang terbesar," kisah  Abubakar, warga Sengari.

Wakil Bupati Manggarai, Dr. Deno Kamelus, S.H, M.H,  telah memantau keadaan warganya di  lokasi bencana Senin (20/1/2014).  Dia minta warga setempat gotong-royong membersihkan saluran yang mampet, sehingga  banjir tidak meluap dan menggenangii rumah mereka.

Kamelus juga    memerintahkan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Manggarai, Drs. Anglus Angkat  mengerahkan exsavator untuk menggaruk tumpukan sedimen yang menutupi deker dan memperdalam got-got di depan rumah warga.

Keterangan diperoleh Pos Kupang,  genangan  air  di Puskesmas rawat inap Reo,  juga memaksa   beberapa pasien yang dirawat  diungsikan ke pustu terdekat.

"Saya juga sudah minta petugas Puskesmas  memeriksa mengobati warga  yang sakit," ujar Kepala Dinas Kesehatan Manggarai, dr.  Yulianus Weng.*

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved