Pemerintah Siapkan Dana Rp 10 M Antisipasi Bencana NTT
Pemerintah Propinsi NTT, telah mengalokasikan dana sebesar Rp 10 miliyar, sebagai dana tangap darurat untuk

POS KUPANG.COM, KUPANG -- Pemerintah Propinsi NTT, telah mengalokasikan dana sebesar Rp 10 miliyar, sebagai dana tangap darurat untuk mengatasi apabila terjadi kasus bencana alam di NTT.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Propinsi NTT, Tadeus Tini, S,H yang di konfirmasi usai kegiatan jumpa pers dalam rangka hari Pengurangan Risiko Bencana (PRB) di NTT, Selasa (30/10/2012), menjelaskan, pemerintah Propinsi NTT sudah menghimbau kepada para bupati/walikoat di NTT, untuk mewaspadai terjadinya berbagai bencana alam yang bakal terjadi menjelang musim hujan mendatang.
Biasanya kata Tadeus Tini, beberapa kasus bencana alam yang sering terjadi di Propinsi NTT antara lain bencana alam banjir, tanah longsor, rawan pangan, dan kasus wabah penyakit.
"Kita sudah himbau supaya antisipasi secara dini, seperti menyiapkan obat-obatan maupun fasilitas tangap darurat yang sangat dibutuhkan dalam upaya penanggulangan bencana alam. Sehingga ketika terjadi bencana alam semua fasilitas dan sarana prasarana yang dibutuhkan sudah siap," kata Tini Tadeus.
Menurut dia, dana tangap darurat yang disiapkan pemerintah NTT sebesar Rp 10 miliyar dari APBD I NTT, belum terpakai. Dana itu akan digunakan ketika terjadi bencana alam.
Sesuai peta rawan bencana alam di NTT, ada dua daerah yang sangat rawan bencana alam rawan banjir yaitu Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) dan Kabupaten Belu. "Semua daerah di NTT memang sangat rawan tetapi yang sering kali terjadi banjir yaitu di TTS dan Belu," ujarnya.