Di Pintu-Mu Aku Mengetuk
APA yang telah terjadi denganmu Nona Mia? Mengapa menangis? Padahal kita baru saja merayakan Hari Kartini 21 April.
Dia ingin sekali bergabung dengan Jaringan Lembaga Perlindungan Anak dan Aktivis Pemerhati Hak Anak di Aceh untuk mendesak pengurus sekolah tersebut mencabut keputusan pemecatan. Dinas Pendidikan setempat harus bertindak tegas. Keputusan tersebut harus dicabut dan dievaluasi.
"Maunya Nona Mia apa sebenarnya?" tanya Jaki dan Rara bersamaan.
"Sama dengan LPA dan Taufik Riswan dkk Aktivis Pemerhati Hak-Hak Anak di sana. Telah terjadi kesalahan dalam menanamkan nilai-nilai kejujuran dan disiplin. Dalam hal ini terdapat kontribusi guru dan pengelola sekolah yang dinilai gagal. Anak sebaiknya diadvokasi juga diberikan dukungan dan pendekatan yang memulihkan psikologis anak. Begitu maunya Nona Mia," kata Benza lagi. "Bukankah setiap anak diberi hak hak dasar atas pendidikan dengan prinsip dasar adalah kepentingan terbaik untuk anak."
***
"Jadi, Nona Mia akan ke Pidie Banda Aceh? Ternyata Nona Mia menangis bukan karena soal-soal kecil ya."
"Ya! Aku juga ikut untuk memberi dukungan moral kepada Nona Mia Si Kartini 2012. Kamu mau ikut?"
"Mau! Eh, dengar Nona Mia sedang baca puisinya Chairil Anwar. Tuhanku, di pintu-Mu aku mengetuk." *